Tentang Kami

”Semua kata-kata kita hanyalah remah-remah yang jatuh dari pesta pikiran. Seni merupakan langkah dari apa yang sudah terlihat jelas dan dikenal terhadap sesuatu yang misterius dan tersembunyi” Kahlil Gibran.

Puja dan puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberi rahmatNya, kepada kita semua, terutama nikmat kesehatan sehingga kita dapat melaksanakan aktifias kita sehari-hari sesuai dengan tugas dan profesi kita masing-masing dengan terus menjalin hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta, manusia dengan manusia dan manusia lingkuangan alamnya.

Perjalanan menuju sukses bukan hal mudah, namun harus kerja keras dan kerja sama. Kita akan berhasil mencapai posisi yang gemilang bila punya brand yang
patut dibanggakan. Kendati usia PENA NTT baru setahun, kini tiba waktunya kita luncurkan produk yang menjadi brand rekan-rekan jurnalis Bali asal NTT yakni klikpena.com.
Tuntutan zaman dan kompetisi, baik lokal maupun asing, sudah pasti merubah gaya hidup, dan dinamika konsumen termasuk jurnalis.
Perkembangan teknologi serta perkembangnya media sosial, sangat berpengaruh terhadap cara pandang, sikap eksistensi kita sebagai jurnalis.

Tak ada sekat di era teknologi saat ini. Pilihan menghadirkan media internal secara on line klikpena.com tentu menjadi tuntutan yang tidak bisa ditawar.

Dengan kehadiran media internal dalam format lain yang dapat memberikan solusi atas hambatan dari sisi jangkauan penyebaran dan kecepatan.

Informasi publik baik media cetak maupun elektronik yang luar biasa
banyaknya menunjukkan,minat baca masyarakat sudah mulai meningkat khususnya melalui portal media-media online. Kendati demikian, semakin banyak pula orang-orang mulai meragukan keberpihakan jurnalis kepada pemerintah dan pelaku usaha, yang berdampak terhadap pengesampingan kepentingan masyarakat kecil, miskin dan tertindas. Penegakan hukum pun
sudah tebang pilih.

Kebebasan pers adalah, sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia.
Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu, jurnalis menyadari adanya kepentingan bangsa,tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama.

Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional, beretika, berwawasan, dan terbuka untuk dikontrol masyarakat.
Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang
benar, Jurnalis memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman dan menjalankan tugas, fungsi dan perannya. Makanya Kode Etik dan UU Pokok Pers No 40 Tahun 1999 menjadi dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.

Terang benderangnya, makmur tidaknya daerah dan tanah air ini ada di pundak pers juga. Siap tidak siap perjalanan roda kehidupan di daerah anggung jawab kita bersama. Kita harus membuktikan sebagai pengawal daerah dan bangsa.

Mengunci sekapur sirih ini saya mengajak kawan-kawan Sekali Bertekad Pantang Kata Bersurut! Tidak Ada Lawan, Semuanya. Kawan, dan Patner yang bisa diajak kerjasama.
Terimalah kekurangan, kelemahan kami, dan Selamat membaca portal media online www.klikpena.com . Semoga bermanfaat untuk daerah, bangsa dan tanah air Indonesia.