Pembekalan Caleg Perempuan, Gunastawa: Nomor Urut Bukan Garansi!

57

Tabanan, Klikpena.com
DPW Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem Provinsi Bali menggelar acara Pembekalan Caleg Perempuan Partai NasDem se-Bali, di Enjung Beji Resort Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (29/9/2018). Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem, Irma Suryani Chaniago.

Pada kesempatan tersebut, para caleg perempuan partai besutan Surya Paloh itu mendapat banyak wejangan. Selain dari Irma Chaniago, para caleg perempuan ini juga mendapat arahan khusus dari Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa.

Bahkan Gunastawa juga memompa semangat para caleg perempuan partai politik bernomor urut 5 ini, dengan mengisahkan pengalaman lima tahun lalu, tepatnya tahun 2013, ketika Garnita Malahayati NasDem Bali juga menggelar kegiatan pembekalan caleg perempuan yang diusung Partai NasDem pada Pileg 2014 saat itu.

Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, saat memberikan motivasi kepada para caleg perempuan dari Partai NasDem. [foto: klikpena.com/ m susanto]

Menurut dia, tak ada yang menyangka, kegiatan seperti ini lima tahun lalu itu ternyata sukses menghadirkan tiga anggota DPRD perempuan dari Partai NasDem di Bali. Bahkan ketika memberikan pembekalan saat itu, Gunastawa tak pernah membayangkan bahwa akan ada caleg perempuan dari Partai NasDem yang bisa menjadi legislator.

“Saya sendiri bahkan sangat bangga, karena ini menjadi sesuatu yang luar biasa bagi Partai NasDem. Dari empat anggota DPRD terpilih di Buleleng, dua di antaranya perempuan. Dari dua anggota DPRD terpilih di Tabanan, satu di antaranya perempuan. Jadi keterpilihan calon perempuan mencapai 50 persen. Ini luar biasa,” ujarnya.

Dari pengalaman Pileg 2014, lanjut Gunastawa, ternyata nomor urut bukan jaminan. Sebab dari tiga caleg perempuan yang terpilih pada Pileg 2014, tak satu pun yang bernomor urut 1.

“Jadi tidak harus nomor urut 1. Pengalaman membuktikan, nomor urut itu bukan jaminan. Semua punya kesempatan yang sama untuk menang,” kata Gunastawa, menyemangati para caleg perempuan ini.

Ia pun mendorong para caleg perempuan, agar tak menjadikan nomor urut sebagai halangan untuk bertarung. Caleg perempuan harus mampu mematahkan persepsi bahwa kehadiran mereka hanya sebagai pelengkap kuota pencalonan.

“Tidak ada alasan caleg perempuan sekedar jadi penggembira. Silahkan berlomba meraih suara sebanyak – banyaknya. Kalau pada Pileg 2014 caleg perempuan dari Partai NasDem ada tiga orang yang bisa duduk sebagai legislator, maka tahun 2019 mendatang harus lebih banyak lagi,” pungkas Gunastawa, yang juga calon anggota DPR RI dari Dapil Bali. (mse)

Komen via Facebook