Selundupkan Narkotika di Anus, Suhardi di Penjara 13 Tahun

47
Nekad membawa masuk narkotika jenis sabu ke Bali dari Bangkok Thailand dengan menyembunyikan di anusnya, Suhardi diganjar hukuman 13 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai, Dewa Budi Watsara dalam sidang yang digelar, Kamis (30/8) di PN Denpasar (Klikpena.com/Dickmina)

Denpasar, Klikpena.com – Nekad menyelundupkan narkotika jenis sabu dengan memasukkan di anus, akhirnya menggiring Suhardi, kebalik jeruji besi selama 13 tahun. Terdakwa berusia 24 tahun ini merupakan satu dari tiga terdakwa yang berusaha membawa masuk narkotika dari Bangkok, Thailand ke Bali.

Dalam sidang yang digelar, Kamis (30/8) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, majelis hakim yang diketuai, Dewa Budi Watsara menyatakan bahwa, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 113 ayat (2) Undang – undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Terdakwa Suhardi terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika yakni memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5  gram,” ungkap hakim Dewa Budi Watsara.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 13 tahun dan pidana denda sebesar Rp1 Miliar, Subsidair 1 tahun penjara,” tegas Budi Watsara. Putusan majelis hakim ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Raka Arimbawa yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun.

Sebagaimana terungkap di persidangan, Suhardi bersama dua temannya (terdakwa dalam berkas terpisah)   Airinda dan Amirul membawa 12 paket sabu dari Bangkok, Thailand. Masing – masing orang membawa empat paket. Terdakwa Suhardi dan Amirul menyembunyikan sabu di anus mereka sedangkan terdakwa Airinda memasukannya di vagina.

Pada tanggal 11 Maret 2018, mereka bertiga berangkat dari Thailand menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurai Rai dengan  menumpang pesawat Thai Air Asia FD-396.  Tiba di bandara Ngurai Rai, mereka menuju terminal kedatangan dan ke Pos Pemeriksaan Bea dan Cukai. Dari gerak – gerik mereka, petugas merasa curiga kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan narkotika yang disembunyikan.   Total sabu yang disembunyikan Suhardi dianusnya seberat  165,57 gram brutto atau 162,85 gram netto.   Alhasil, dirinyapun harus menghabiskan sebagian hidupnya di penjara.  DM

Komen via Facebook