Setelah Vacum 4 Tahun, Perantau Batak Bali Kembali Berbenah

54
Badan Pengurus Ikatan Keluarga Batak Bali (IKBB) saat pengukuhan di Gedung Keuangan Denpasar, Sabtu (24/11/2018) malam. Foto: Istimewa

Denpasar, Klikpena.com
Keluarga besar perantau asal tanah Batak di Bali, kembali mengukuhkan pengurus baru periode 2018 – 2021 di Gedung Keuangan Denpasar, Sabtu (24/11/2018) malam. Ikatan keluarga para perantau batak yang didirikan sejak tahun 2011 lalu ini, merupakan gabungan dari 6 rumpun batak yakni masing-masing; Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Angkola, Batak Karo, Batak Mandailing dan Batak Pakpak.

Ketua Panitia, Merry Roslinda Sihombing membacakan laporan panitia saat prosesi pelantikan pengurus IKBB di Gedung Keuangan Denpasar, Sabtu (24/11/2018) malam. Foto : Ist

“Panitia bekerja selama sebulan untuk mempersiapkan pemilihan pengurus sampai pengukuhan, tentunya dengan harapan kita mau lebih baik dan lebih professional, solidaritas sesama keluarga anak rantau dari Batak yang ada di Pulau dewata ini. Kami mengambil tema ‘Menjalin dan pengeratkan persaudaraan di tanah rantau’ ini untuk menghimpun sesama anak rantau dari 6 rumpun keluarga batak, sehingga berkolaborasi membangun Ikatan Keluarga Besar Batak Bali (IKBB)” papar Ketua Panitia, Meryy Roslinda Sihombing.

Ketua Panitia, Merry Roslinda Sihombing saat dikalungi Ulos atau kain khas Batak oleh tamu kehormatan, Ketua Yayasan Perpustakaan Bung Karno, Gus Marhaen saat pelantikan Badan Pengurus IKBB di Gedung Keuangan Denpasar, Sabtu (24/11/2018) malam. Foto: Ist

Prosesi pengukuhan Badan pengurus IKBB ditandai dengan penyerahan Ulos atau kain khas tanah batak, oleh Antonius Sitanggang selaku pendiri IKBB. Penyerahan simbolis ulos ini sebagai bentuk penyerahan mandat atau tanggungjawab kepada Ketua baru, Pontas Simamora, dilanjutkan dengan penyerahan Ulos oleh Tamu kehormatan yang hadir kepada Sekretaris, Vidi Simanjuntak dan Bendahara Merry Roslinda Sihombing.

Badan Pengurus Ikatan Keluarga Batak Bali (IKBB) foto bersama unsur Muspida Bali usai pengukuhan di Gedung Keuangan Denpasar, Sabtu (24/11/2018) malam. Foto: Ist

“Kepengurusan lama sempat vacum 4 tahun, setelah beberapa kali diskusi akhirnya panitia terbentuk hingga pelantikan ini. Saya selaku ketua panitia dan juga dalam kepengurusan baru sebagai Bendahara umum, sudah membahas berbagai ide gagasan untuk sinkronisasi program dari 6 rumpun keluarga batak yang ada di Bali ini sehingga ke depan organisasi suka duka sesame perantau asal tanah Batak ini lebih solider” ujar wanita yang akrab di sapa Merry ini. (EL)

Komen via Facebook