Mendagri Apresiasi Kinerja Pastika Jaga Bali Dua Periode

76
Pejabat Gubernur Bali, Hamdani, Mantan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, Mendagri, Tjahyo Kumolo, Istri Pejabat Gubernur, dr Rustinda Martini, Istri Mantan Gubernur, Ayu Pastika, saat seremonial Pelantikan Pejabat Gubernur Bali di Gedung Wisma Sabha, Rabu (29/08/2018), Foto: Ist

Denpasar, Klikpena.com
Mentri Dalam Negri, Tjahyo Kumolo mengapresiasi kinerja Mantan Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika selama menjabat 10 tahun. Pastika dinilai sukses membangun Bali dan memenuhi janji kampanye dan menjaga Bali tetap aman.

“Lima tahun terakhir, pak mangku telah menyelesaikan janji kampanye pilkada dengan motto Bali Mandara didukung Wagub pak Ketut Sudikerta serta, SKPD dan Forkompinda. Jumlah penduduk miskin di Bali pada tahun 2002 sebanyak 221.080 jiwa, mengalami penurunan hingga tahun 2017 menjadi 180,13 jiwa” Ujar Mendagri.

Baca Juga: Gubernur Bali Dijabat Hamdani, Pastika Mohon Pamit

Mendagri, Tjahyo Kumolo melantik Pejabat Gubernur Bali, Hamdani Rabu (29/08/2019) siang. Foto: Istimewa

Tjahyo berharap, Pejabat Gubernur yang menjabat dengan waktu yang singkat, membangun komunikasi dengan seluruh unsur stakeholder dan masyarakat Bali agar menjaga stabilitas keamanan Bali sebagai gerbang Pariwisata Indonesia. Tjahyo juga meminta Hamdani sebagai pejabat Gubernur agar berkoordinasi dengan Sekda untuk mempersiapkan Pelantikan Gubernur terpilih I Wayan Koster.

“Suksesnya pak mangku selama dua perideo ini juga didukung oleh istri tercinta, ibu Ayu Pastika selama pelaksanaan tugas sebagai Gubernur 10 tahun. Karena itu peran istri kepala daerah juga harus mendukung sang suami dalam mengemban kepercayaan masyarakat” lanjut Tjahyo

Mendagri, Tjahyo kumolo memberikan ucapan Selamat kepada Pejabat Gubernur Bali, Hamdani saat Pelantikan di Gedung Wisma Sabha, Denpasar, Bali (29/08/2018) Foto: Boly Edalolon

Bali merupakan gerbang masuk pariwisata harus dijaga dengan baik, sehingga masyarakat Bali dalam keadaan kompleks dan pariwisata mendunia aman. Mendagri meminta seluruh masyarakat Bali untuk mewaspadai radikalisme dan terorisme karena tanggungjawab bersama. “Yang ingin mengacaukan kemajemukan bangsa dan ingin merubah Pancasila merupakan lawan kita semua, tdk hanya tangung jawab TNI Polri” harap Tjahyo.

Mendagri melanjutkan “514 bupati dan walikota se-Indonesia terkadang tidak perhatikan tugas dan bermitra dengan polri TNI, Kejaksaan, Pengadilan serta DPRD. Bangun Bali harus libatkan pemuka agama dan pemuka adat, Selama ini kelebihan pak mangku Pastika mampu mengembangkan pariwisata dan menjaga stabilitas keamanan di Pulau Bali” pungkas Tjahyo. (EL)

Komen via Facebook