Jadi Pelukis, Terinspirasi Yoga

50

Denpasar, Klikpena.com-Anak Agung Made Putrawan tak pernah membayangkan kalau dirinya jadi pelukis saat ini. Hal tentu beralasan, karena saat kuliah ia mengambil jurusan teknik mesin pada Polikteknik Brawijaya Malang dan tamat tahun 1997.  Seuatu yang jauh dengan disiplin ilmu yang ia timba selama di bangku kuliah. Namun kenyataan hari ini, Gungde Aka sapaannya, menjadi pelukis dengan karaktek lukisan, perpaduan antara ekspresif dan abstrak. Memulai melukis, Gungde terinspirasi dari Yoga yang ia tekuni sudah lima tahun.

Gungde Aka dengan karya lukisan naga

“Saya selalu bergaul dengan sejumlah pelukis ternama di Bali. Juga sering nonton pameran lukisan di Bali dan luar Bali seperti, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Lebih dari itu saya terinspirasi jadi pelukis sejak saya ikut komunitas Yoga Segar Oger,” kata Gungde Aka saat ditemui di studio lukisannya di Jalan Bukit Tunggal Minggu (26/8) lalu.

Ceritanya, setelah pulang atau mau yoga Gungde selalu sembahyang di Merajan yang pelingggih. Dibawah Padmasana  ada patung kura-kura yang dililit seekor naga. “Disana saya melihat suatu bentuk yang unik dan menginspirasi untuk menuangkan sesuatu di media. Dan saya memilihnya di atas kanvas. Awalnya saya mulai dengan pensil. Sampai saat ini sudah ada 150 lukisan baik diatas kertas dan di kanvas. Saya menggabungkan lukisan antara ekspresif dan abstrak,”ujarnya

Suami dari Raden Viktoria ini berencana menggelar pameran tunggal. “Saya melukis mengalir begitu saja, tak ada beban seperti saya meditasi atau yoga. Mudah-mudahan saya segera mewujudkan cita-cita untuk pameran tunggal dalam waktu dekat,”ujarnya berharap. abi

Komen via Facebook