Bangun Budaya Hidup Sehat, Circle K Run 2018 Digelar di Denpasar

25
Bangun Budaya Hidup Sehat, Circle K Run 2018 Digelar di Denpasar

Lari kini menjadi olah raga sekaligus gaya hidup yang cukup populer di Indonesia. Pelaku dan penggemarnya datang dari berbagai kalangan usia. Aktifitas ini mrmberi banyak manfaat bagi kesehatan membangun kebugaran serta menginisiasi jiwa sportifitas.

Karena itu Circle K mengkampanyekan upaya membangun budaya hidup sehat melalui Circle K Run 2018 yang digelar di Denpasar pada Mingu (29/7/2018). Acara ini dipusatkan di lapangan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar dan diikuti kurang lebih lebih 2.000 peserta.

Lomba lari terdiri dari dua kategori yakni 10 km dan 5 km yang dirangkai dengan senam aerobik bersama. Lomba lari ini merupakan bagian dari kalender event tahunan Circle K. “Acara ini bertujuan untuk mengembangkan budaya hidup sehat dan menumbuhkan jiwa sportifitas,” kata Coorporate Affairs PT Circleka Indonesia Utama Gunawan Indro B.

Bali menjadi pilihan lokasi karena memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya masyrakat yang ramah, kreatif, spirtif dan tentunya merupakan destinasi wisata unggulan. Di sepanjang lintasan pelari dapat menikmati pemandangan menarik dan keramahan earga Kota Denpasar.

Sementara mantan atlit renang nasional Andy Wibowo mengatakan olah raga lari memiliki manfaat untuk membentuk tubuh. Apalagi jika dipadukan dengan renang dan bersepeda atau dikenal dengan istilah triathlon. Menurutnya dengan lari tidak hanya membakar lemak. Tapi juga membakar kelebihan protein yang ada dalam tubuh. Sehingga tubuh menjadi lebih ramping.

“Olah raga umumnya bisa membuat tubuh menjadi kekar karena yang terbakar hanya lemak, tapi dengan kombinasi lari dan renang tidak hanya membakar lemak, tapi sekaligus membakar kelebihan protein dalam tubuh  sehingga tubuh menjadi lebih langsing,” kata Andy Wibowo.

Komen via Facebook