Bandara Ngurah Rai Siap Sambut 32 Kepala Negara dan 19 Ribu Delegasi Sidang IMF 2018

52
Apron Pesawat Timur Bandara Ngurah Rai Bali, siap menampung 32 pesawat Kepala Negara. Foto: Sim

Badung, Klikpena.com
Jelang sidang IMF-WB 2018 di Nusa Dua Bali, PT Angkasa Pura Satu selaku pengelola Bandara Internasional Ngurah Rai telah siap menyambut Tamu 32 Kepala Negara dan 19 ribu delegasi dari 189 Negara peserta Sidang IMF-WB 2018. Perhelatan akbar yang akan berlangsung pada tanggal 08 hingga 12 Oktober mendatang, akan tiba melalui Bandara tersibuk di Asia Tenggara ini.

Kesiapan Bandara Ngurah Rai ini ditandai dengan melaspas atau upacara pecaruan tiga paket proyek senilai 2,2 triliyun rupiah di kawasan bandara yang dikebut sejak januari 2018 lalu. Dengan upacara melaspas sesuai keyakinan umat Hindu bali ini, sebagai tanda ungkapan syukur kepada Sang Hyang Widhi Wasa, karena pembangunan tiga paket proyek berjalan lancar dan siap digunakan.

“Bali yang kental dengan adat istiadatnya, kami wajib mengadakan ritual upacara melaspas sebelum dipergunakannya bangunan dan fasilitas pendukung secara keseluruhan” ujar Yanus Suprayogi, General Manager Angkasa Pura Satu, di Apron Barat Bandara Ngurah Rai, Jumat (28/09/2018) siang.

Baca Juga: Bandara Ngurah Rai, Melaspas Tiga Paket Proyek Jelang Sidang IMF

General Manager Bandara Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, saat dikonfirmasi awak media di Apron Barat Bandara Ngura Rai, Jumat (28/09/2018) siang. Foto: Humas AP 1

Yanus melanjutkan, Upacara melaspas dilakukan pada bangunan dan fasilitas Apron Sisi Barat, Apron Sisi Timur, Sewage Treatment Plant (STP), Gedung VVIP, Base Ops TNI AU I Gusti Ngurah Rai, Line Maintenance Airline dan Gedung parkir bertingkat. Fasilitas dan bangunan ini merupakan proyek yang telah dilakukan sejak Januari 2018 dan siap dioperasikan pada akhir September 2018.

“Selanjutnya, acara peresmian akan dilakukan sampai dengan waktu yang belum ditentukan, mengingat proyek pembangunan fasilitas ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung Annual Meeting IMF-WBG 2018 dan kami harap acara peresmian segera dilakukan,” paparnya.

Upacara Melaspas di Apron Barat Bandara Ngurah Rai, Jumat (28/09/2018) siang. Foto: Humas AP 1

Berakhirnya upacara melaspas di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, juga menandai berakhirnya rentetan upacara adat yang dimulai dari adanya upacara Prayascita, Byakala Durmangala, dan Upacara Mecaru. Hal ini juga menyatakan bahwa fasilitas dan bagunan baru yang dimiliki oleh Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai telah siap untuk diresmikan dan akhirnya digunakan untuk pegelaran _Annual Meeting_ IMF-WBG 2018 dan kegiatan operasional secara keseluruhan.

Yanus menambahkan, untuk mengantisipasi kekurangan apron Bandara Selaparang (Lombok) Juanda (Surabaya) dan Bandara Banyuwangi juga siap menampung. Karena dari 189 negara dengan jumlah 19 ribu peserta akan hadir di Bali tanggal 8-14 Oktober mendatang. (Sim)

Komen via Facebook