Tingkatkan Target Pasar, JNE Edukasi UMKM

79
Acara Kopiwriting JNE di Hotel Aston Denpasar, Kamis (27/09/2018) petang. Foto: Ambros Boly

Denpasar, Klikpena.com
Potensi dan keunggulan produk Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM) di Bali menjadi penggerak roda perekonomian nasional. Hal ini membuat JNE sebagai perusahaan jasa kurir mengedukasi para pelaku UMKM berupa jasa packing dan pengiriman, untuk menjaga kualitas barang kiriman.

“Komitmen perusahaan, kita ikut membantu UKM dalam bentuk edukasi salah satu caranya inisiasi kita ini bisa diketahui masyarakat melalui rekan-rekan media dan bloger sehingga publikasinya akan lebih maksimal” papar Hendrianida Primanti, Humas JNE Pusat di Hotel Aston Denpasar, Kamis (27/09/2018) petang.

Baca Juga: Jaring Aspirasi, JNE Gelar Kopiwriting Media di Bali

Humas JNE Pusat, Hendrianida Primanti saat acara kopiwriting di Hotel Aston Denpasar, Kamis (27/09/2018) petang. Foto: Ambros Boly

JNE umumnya diketahui masyarakat sebagai jasa kurir ekpres tetapi komitmen perusahaan membantu UKM, JNE banyak melakukan work shop dan edukasi di seluruh kota potensial. Hal ini untuk memberikan pemahaman kepada para UKM agar mengemas hasil produksinya secara baik agar tidak rusak selama proses pengiriman.

JNE berharap, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, dapat menindaklanjuti langkah edukasi berupa pelatihan work shop dan digital marketing kepada seluruh UKM yang menggunakan jasa kurir ekspres. “Harapan kita, ketika produk dipacking dengan bagus maka pemasaran akan lebih luas ke seluruh tanah air bahkan ke luar negeri” ujar wanita yang karab disapa Ria ini.

Baca Juga: Tanggapi Keluhan Pelanggan, JNE Evaluasi Layanan di Kantor Cabang

Humas JNE Pusat, Hendrianida Primanti saat acara kopiwriting di Hotel Aston Denpasar, Kamis (27/09/2018) petang. Foto: Ambros Boly

Ria melanjutkan, pasca edukasi berupa work shop dan pelatihan tentang digital marketing, para pelaku UKM saat ini tengah berkembang dari pemasaran konvensional ke digital marketing. “Mereka mulai belajar dan mengetahui bahwa ternyata pemasaran melalui online memiliki pangsa pasar yang lebih luas, sehingga hasil produk lokal banyak dibeli dari daerah lain” pungkasnya.

Pengiriman produk UKM selama ini terbagi dua yakni secara corporate 40 dan retail 60 persen. Berdasarkan data JNE, pengiriman barang dalam bentuk retail itu tercatat 50 persen barang merupakan hasil produk UKM. (EL)

Komen via Facebook