WNA Pengedar Kokain Asal Rusia Terancam 12 Tahun Penjara

90
WNA Asal Rusia yang diduga sebagai pemasok narkotika jenis kokain bagi wisatawan asing di sekitar Kuta, Rybnikov Vladimir Aleksandrovich (kiri), menjalani sidang dakwaan, Senin (27/8) di PN Denpasar (Klikpena.com/Dickmina)

Denpasar, Klikpena.com – Seorang Warga Negara Asing  (WNA) asal Rusia yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis kokain,   Rybnikov Vladimir Aleksandrovich terancam dipidana 12 tahun penjara. Lelaki kelahiran, Leningrad USSR, 24 Juni 1976 ini dalam sidang yang digelar, Senin (27/8) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Gede Juliarsana menjeratnya dengan dua pasal dari Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 115 Ayat 1 dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Dalam persidangan dengan majelis hakim yang diketuai, Novita Riama, jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung ini menyatakan, terdakwa yang beralamat di Ulitsa Nenina House 4 Apartement 18 Rusia ini secara tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman.

Tidak hanya itu, jaksa Putu Gede juga mendakwa Vladimir Aleksandrovich, menetap sementara di Apartement Bali View Hotel kamar 204 Jalan Nakula, Legian Kuta Badung ini telah melakukan tindak pidana narkotika tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito narkotika Golongan I bukan tanaman.

Terdakwa Rybnikov Vladimir Aleksandrovich yang terancam dipenjara 12 tahun karena tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I digiring kembali ke sel tahanan seusai menjalani sidang dakwaan (Klikpena.com/Dickmina)

Sebagaimana terungkap dalam dakwaan jaksa, terdakwa yang bekerja sebagai manager ini di tangkap anggota Reskrim Polsek Kuta, Jumat 27 April 2018 lalu di depan Miranda Sekar Shop Jalan Majapahit, Kuta Badung. Penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima petugas dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkotika oleh orang asing asal Rusia di sekitar Miranda Sekar Shop.

Ketika melakukan penyelidikan, petugas melihat terdakwa berdiri di pinggir jalan di depan Miranda Sekar Shop dan sedang menelepon seseorang. Yakin yang diincar adalah terdakwa, anggota Reskrim Polsek Kuta  kemudian menangkap dan melakukan penggeledahan badan terhadap Vladimir Aleksandrovich. Dari saku depan celana jeans pendek yang dipakai terdakwa, petugas menemukan 1 plastik klip besar yang berisi 3 plastik kecil berisi serbuk putih narkotika kokain.

Selanjutnya petugas membawa terdakwa ke tempat tinggal sementaranya, di Apartement Bali View Hotel kamar 204. Polisi menemukan 2 plastik klip kecil berisi serbuk putih kokain yang diselipkan didalam buku bacaan Rusia yang ada di rak buku. Total barang bukti 5 plastik klip kecil yang berisi  serbuk putih kokain yang ditemukan petugas dari terdakwa seberat 4,32 gram. Menurut pengakuan terdakwa, narkotika jenis kokain tersebut di beli dari seorang  laki – laki pada, Jumat 20 April 2018 di F Bar dengan harga Rp15 juta untuk 5 paket.

Terdakwa Vladimir Aleksandrovich, yang  ternyata sudah habis masa tinggalnya atau overstayed selama 6 tahun ini diduga sebagai   pemasok narkotika kokain bagi wisatawan asing, khususnya komunitas WNA asal Rusia yang ada Kuta . DM

Komen via Facebook