Culik dan Sekap WN Bulgaria, Terancam 12 Tahun Penjara

42
Culik dan Sekap WN Bulgaria, Terancam 12 Tahun Penjara

Denpasar,klikpena.com –  Pelaku penculikan WN Bulgaria, tiga WN asing dan tiga orang lokal, diseret ke kursi terdakwa dan terancam dipenjara 12 tahun dalam sidang yang digelar, Kamis (26/7) di PN Denpasar.  Enam terdakwa yang melakukan penculikan dengan korban Geroge Jordanov, masing – masing, Tihomir Asenov Danailov  (35 tahun), asal Bulgaria, Kemal Kapuci (30),  asal Turki, Kahraman Midis alias Hiro, (30)  WN Turki serta   Yusuf Efraim Kiuk alias Ken (29), asal Bau Bau, Sulsel, Yusten J Kapitan alias Justin (29), asal Kupang, NTT dan Deti (39) tahun, asal Singkawang.

Didepan majelis hakim yang diketuai, I Ketut Suarta, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Widjaya, mendakwa para  terdakwa melanggar  pasal, Pasal 328 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 333 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Kasus penculikan dan penyekapan terhadap lelaki berusia 46 tahun itu  terungkap setelah Polda Bali menerima laporan dari Kedubes Bulgaria tentang penculikan warganya oleh WN Turki dan orang lokal.

informasi penculikan dari teman korban dengan memberikan bukti video rekaman.

Dari video rekaman tersebut, polisi kemudian menyelidiki kasus penculikan yang terjadi di Jalan Sunset Road, Kuta, tanggal 2 Febuari 2018 sekitar pukul 21.30 Wita.

Pada tanggal 5 Febuari sekitar pukul 18.30 wita, polisi berhasil meringkus beberapa pelaku yang terekam dalam video tersebut. “Pelaku sempat melakukan pengancaman dan meminta uang tebusan USD 20.000,” ungkap jaksa Eddy Artha.

Tim Jatanras kemudian bergerak mengamankan belasan orang yang ada di video tersebut, termasuk Ken, yang merupakan salah seorang oknum anggota ormas dan juga sekaligus otak pelaku penculikan.

Pria yang bekerja sebagai security ini ditangkap di area pangkalan TNI AU, Bandara Ngurah Rai, Tuban saat mengendarai mobil Toyota Inova DK 88 CF warna hitam.

Saat penyergapan, petugas menemukan dua pelaku WNA, yakni Tihomir Asenov Danailov dan Kemal Kapuci di dalam mobil.

Selanjutnya, Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Bali bergerak cepat menyelamatkan korban dalam ruang penyekapan di sebuah rumah kos di Gang Dispen I, Jalan Kampus Unud, Jimbaran.  Dilokasi penyekapan, sekitar pukul 22.20 Wita, petugas kepolisian menangkap satu pelaku yakni Yusten J Kapitan, yang ditugasi menjaga korban di dalam kamar. “Korban ditemukan di dalam kamar dalam kondisi tangan terborgol. Selama 2 hari korban disekap dan diberi makan,” papar jaksa Eddy Arta.

Lebih lanjut, selain minta uang tebusan sebesar USD 20.000, motif para pelaku ini adalah aksi balas dendam.

Sebelumnya, salah seorang pelaku yakni, terdakwa Kahraman Midis alias Hiro mengaku pernah dianiaya oleh korban dan teman-temannya, pada 25 Oktober 2017 di Jalan Sunset Road Kuta. “Pelaku (Hiro, red) mengaku dipukuli hingga babak belur oleh beberapa teman korban, dan barang miliknya dirampas. Sehingga pelaku berniat balas dendam,” ungkap jaksa.

Pelaku dua WN Turki dan satu Bulgaria  ini, sudah lama tinggal di Bali dan membuka usaha restoran Kebab Turki di Jalan Sunset Road, Kuta. Sedangkan korban sendiri, George Jordanov, datang berlibur ke Bali 2 November 2017 lalu.

Mereka  bertemu tanpa sengaja saat korban membeli rokok di dekat restoran milik para pelaku, 3 Februari 2018  lalu sekitar pukul 21.30 Wita.  Dickmina

Komen via Facebook