350 Atlit Pencak Silat Kertha Wisesa Ikuti Walikota Cup 2018

49

“Ajang Pencarian Atlet Berprestasi”

Denpasar, Klikpena.com – Sebanyak 350 atlet pencak silat yang tergabung dalam perguruan pencak silat Kertha Wisesa mengikuti Kejuraan Walikota Cup 2018 yang dihelat selama tiga hari, dari tanggal 26-27 November 2018 di Gor Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar.

Ketua Panitia Kejuraan Walikota Cup 2018, Krisnanda Sujana disela-sela pembukaan, Jumat (26/10) mengatakan Kejuaraan ini merupakan yang keempat kalinya dengan melibatkan 20 ranting se-Kota Denpasar.

Menurutnya, Kejuaraan tersebut sebagai upaya untuk menjalin persatuan dan kesatuan di antara atlet di perguruan pencak silat Kertha Wisesa masing-masing ranting. “Ajang Kejuraan Walikota Cup 2018 ini juga untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi dalam menghadapi kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi, baik menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2019 di Tabanan maupun kegiatan berskala nasional dan internasional,” terangnya.

Ketut Mister mewakili Walikota Denpasar memukul gong menandai pembukaan Walikota Cup 2018 di Lapangan Kompyang Sujana, Jumat 26 Oktober 2018

Sementara Ketua Harian Perguruan Pencak Silat Kertha Wisesa, Putu Angka Wijaya menjelaskan, pada kejuaraan tersebut akan dipertandingkan sejumlah kelas antara lain di kelas perorangan usia dini, remaja dan dewasa untuk putra dan putri yang dimulai dari tigkat SD, SMP, SMA, dan dewasa. “Selain itu,  juga mempertandingkan di kelas seni putra dan putri yang dihelat tanggal 28 November 2018 sekaligus sebagai ajang penutupan Kejuraan Walikota Cup untuk perguruan pencak silat Kertha Wisesa,” jelasnya.

Disisi lain, Ketua Umum Dewan Pembina Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra juga mengharapkan kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup ini sebagai ajang pemanasan untuk bisa melahirkan bibit atlet berprestasi.

“Kegiatan ini saya dukung secara penuh. Karena Kejuaraan Walikota Cup 2018 untuk perguruan pencak silat Kertha Wisesa ini sebagai ajang evaluasi di tingkat ranting dan maupun ditingkat cabang agar juga tetap melakukan latihan-latihan. Sehingga Kejuaran ini akan memberikan motivasi dan semangat terus berlatih bagi atlet,” ucapnya.

Para atlit, pelatih dan tim yuri foto bersama sebelum pertandingan dimulai

Lebih lanjut, Adhi Mahendra mengatakan kegiatan ini ke depannya diharapkan tidak hanya sekali dalam setahun melainkan bisa dua kali dalam setahunnya. Dengan langkah itu para atlet pasti semakin semangat berlatih menghadapi kejuaraan. Olahraga pencak silat sudah menjadi olahraga bergengsi di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Terbukti pada kejuaraan seperti Kejurnas pesertanya cukup banyak. “Begitu juga pada ajang internasional, cabang olahraga pencak silat sudah mewarnai seperti di Sea Games dan di  Asian Games,” imbuhnya.

Mengawali kejuaraan pencak silat Wali Kota Denpasar Cup diperagakan seni jurus dan tarung oleh masing-masing ranting.

Ia menambahkan, kejuaraan ini juga tidak terlepas dari motto yakni Bangkit Bersatu Maju se-Nusantara.

Pada tanggal 4-10 November 2018 akan dilaksanakan Pekan Olahraga Propinsi Wilayah (Popwil) di Solo, dan beberapa atlet pencak silat Kertha Wisesa akan ikut bertanding abi

Komen via Facebook