Lidya Natalia Sartono Terima Penghargaan Merawat Keragaman

75
Ketua PEWARNA Indonesia, Yusuf Mudjiono, menyerahkan Penghargaan kepada Lidya Natalia Sartono, di salah satu Hotel Kawasan Wisata Seminyak Bali sabtu (25/08) malam, Foto: Ist

Badung, Klikpena.com
Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia, memberikan penghargaan kepada Lidya Natalia Sartono, di salah satu Hotel Kawasan Wisata Seminyak Bali sabtu (25/08/2018) malam. Apresisasi ini diberikan atas kontribusinya sebagai tokoh muda dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dan merawat keberagaman di Indonesia.

“Kami memberikan penghargaan ini kepada para tokoh atas karya, konsistensi, dampak, dan kontribusi mereka bagi perkembangan keberagaman Indonesia. Lidya mendapat penghargaan ini untuk kategori figur muda,” ujar Yusuf Mudjiono, Ketua PEWARNA Indonesia.

Lidya Natalia Sartono, saat menerima Penghargaan di salah satu Hotel Kawasan Wisata Seminyak Bali sabtu (25/08) malam, Foto: Ist

Yusuf mengapresiasi sepak terjang perempuan kelahiran Pala Hilir, Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada 13 November 1988 itu. Lidya dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam gerakan merawat keberagaman. Kiprah Lidya di tingkat nasional mulai terlihat saat menjabat sebagai Ketua Presidium PP PMKRI beberapa tahun lalu.

“Dia aktif berjuang bersama elemen pemuda lintas agama. Bersama PMKRI dan organisasi-organasi kepemudaan, dia aktif dalam gerakan bersama antarpemuda untuk menumbuhkan nasionalisme, merawar kebhinekaan dan membumikan nilai-nilai Pancasila,” kata Yusuf.

“Konsistensi dan kontribusi Lidya untuk perkembangan keberagaman di Indonesia tetap diperlihatkannya hingga sekarang. Selain sibuk mengajar sebagai Dosen di Jakarta, kini Lidya juga aktif di Vox Populi Institut Indonesiaā€¯. Papar Yusuf.

Lidya Natalia Sartono, saat menerima penghargaan di salah satu Hotel Kawasan Wisata Seminyak Bali sabtu (25/08) malam, Foto: Ist

Lidya menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia mengaku terkejut mendapat penghargaan itu. “Terima kasih atas apresisasi Pewarna Indonesia yang memberikan penghargaan dari perspektif figur muda dalam menggaungkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Lanjut Lidya “Sejatinya nilai-nilai Pancasila yang saya hayati bukan faktor sengaja, bahkan bukan juga tujuan. Sejak saya terlahir di dunia ini saya sudah menghirup nafas nilai-nilai Pancasila itu sendiri, tumbuh dan berkembang dalam kebhinekaan, tersentuh dalam dinamika toleransi yang tinggi,” pungkas Lidya.

Akhir tahun lalu, anak pertama dari pasangan Helarius Sartono dan Rosalia Yuliana ini menyita perhatian publik, saat namanya masuk dalam bursa kandidat kuat calon gubernur Kalimantan Barat namun pilihan politik jatuh ke calon lain. Kini Lidya terdaftar sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) partai NasDem untuk DPRD provinsi Kalimantan Barat. (EL)

Komen via Facebook