Sanur Festival 2018 Edukasi Gempa Kepada Siswa TK SD

45
Relawan Gempa, I Wayan Parka tengah mengedukasi para siswa TK dan SD terkait bencana gempa bumi di Segara Seaside Bar and Grilled Sanur, sabtu siang (25/08), Foto Istimewa

Denpasar, Klikpena.com
Tak hanya menggelar hiburan, kuliner, pameran dan dialog, Boost Sanur Village Festival 2018 juga mengedukasi siswa TK dan SD terkait peduli bencana. Edukasi Gempa ini dipandang perlu karena selama bulan Agustus, gempa mengguncang Lombok dan berdampak ke Bali.

“Program edukasi yang dirancang secara riang meliputi pengetahuan mengenai gempa bumi dan tsunami. Kedua menyampaikan kemungkinan hal-hal yang terjadi, dan ketiga mengatasi diri dari bencana,” ujar Wayan Parka, Koordinator program edukasi.

Program edukasi dirancang dengan aneka permainan, lomba mewarnai dan menggambar yang melibatkan siswa TK dan SD serta orangtua dan para guru di kawasan wisata Sanur. Edukasi ini sangat penting bagi anak-anak karena Indonesia sering mengalami gempa bumi.

Baca Juga: Sanur Festival Gelar Dialog Budaya Maknai Erupsi Gunung Agung

Relawan Bencana, I Wayan Parka tengah mengedukasi para siswa TK dan SD terkait bencana gempa bumi di Segara Seaside Bar and Grilled Sanur, sabtu siang (25/08), Foto Ist

Sekitar 200 siswa TK dan SD se-Sanur mengikuti program edukasi ini selama 2 hari di Segara Seaside Bar and Grilled Sanur. Kalangan siswa TK SD dipilih menjadi sasaran edukasi ini, karena metode pengajaran dengan kegembiraan, sangat mendukung untuk memasukkan ingatan yang telah diberikan.

Baca Juga: Menpar Buka Boost Sanur Village Festival 2018

Ketua Umum Boost Sanur Village Festival, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, saat memberikan penghargaan kepada Menpar, Arif Yahya kamis (23/08) malam, Foto: Is

Ketua Boost Sanur Village Festival 2018 Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, program edukasi lingkungan hidup dan mitigasi bencana, sangat penting bagi upaya penanaman pemahaman menyelamat lingkungan dan mengatasi kejadian bencana alam.

“Anak-anak itu bagai tanaman yang baru tumbuh, bila terus disirami dan dipupuk dengan pengetahuan dan pemahaman untuk mencintai alam, serta tanggap terhadap bahaya bencana alam, maka akan tumbuh subur untuk selalu berbuat yang terbaik bagi alam, serta tidak panik dan mampu menyelamatkan diri bila bencana gempa bumi dan tsunami terjadi,” ujar pria yang akrab di sapa Gusde ini. (EL)

Komen via Facebook