Sanur Village Festival 2018 Resmi Ditutup Wakil Walikota Denpasar

57
Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, menutup Boost SVF 2018, di panggung utama minggu malam (26/08), Foto: Istimewa

Denpasar, Klikpena.com
Setelah digelar selama 5 hari di Pantai Matahari Terbit kawasan Wisata Sanur Bali, Boost Sanur Village Festival ditutup minggu (26/08/2018) malam. Bertepatan dengan Purnama Sasih ketiga sesuai keyakinan umat Hindu Bali, seluruh rangkaian acara secara resmi ditutup Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara.

Ditandai dengan pemukulan gong, Jaya Negara memuji konsistensi masyarakat Sanur menggelar festival yang terus mengalami kemajuan setiap tahunnya. “Saya berharap festival yang digelar Yayasan Pembangunan Sanur ini dijaga, berkelanjutan, dan ditingkatkan kontennya untuk melestarikan semi budaya, mengembangkan potensi wilayah, dan mendorong ekonomi kreatif yang menyejahterakan,” ujanya.

Baca Juga: Menpar Buka Boost Sanur Village Festival 2018

Pameran Kostum Nusantara saat Parade Budaya Boost SVF 2018, di Pantai Matahari Terbir Sanur minggu petang (26/08), Foto: Boly Edalolon

Ketua Umum Boost Sanur Village Festival Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, selama lima hari festival, telah digelar berbagai kegiatan di antaranya dari sport, lingkungan, seni budaya, hiburan, kuliner, pameran produk UMKM, rdukasi kebencanaan, diskusi pariwisata, dan dialog budaya.

“Kami berharap spirit dari tema ‘Mandala Giri’ memberikan kesadaran bersama bahwa peristiwa erupsi Gunung Agung telah menggugah rasa senasib sepenanggungan dan membuat berbagai pihak dituntut untuk memberikan perhatian, menjaga, dan melestarikan gunung serta lingkungannya,” kata pria yang akrab disapa Gusde itu di panggung utama.

Baca Juga: Sanur Festival Gelar Dialog Budaya Maknai Erupsi Gunung Agung

Parade Budaya Boost SVF 2018, di Pantai Matahari Terbir Sanur minggu petang (26/08), Foto: Boly Edalolon

Selama 13 kali penyelenggaraan festival sejak 2016, Gusde menilai, event ini memberikan sumbangsih promosi pariwisata yang bermuara kepada peningkatan angka kunjungan wisatawan. Selain itu, mendorong semakin banyak muncul ide dan inovasi serta upaya kreatif terkait konten festival.

Melalui ajang festival ini berbagai komponen di Sanur ikut berupaya melestarikan warisan budaya sekaligus memelihara citra kawasan ini sebagai salah satu destinasi utama pariwisata. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan evaluasi secera menyeluruh dari pelaksanaan festival dan mendengar masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan festival di masa mendatang,” lanjut Gusde.

Baca Juga: Boost Sanur Village Festival Luncurkan Transportasi Berbasis Aplikasi

Ketua Umum Boost Sanur Village Festival, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, saat memberikan penghargaan kepada Menpar, Arif Yahya kamis (23/08) malam, Foto: Is

Gusde yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Sanur itu menambahkan, festival ini masih menyisakan satu program kegiatan yakni Herballife Bali Triathlon yang akan digelar pada 21 Oktober 2018 mendatang. Dia berharap seluruh pogram festival dapat menyumbangkan suatu nilai tambah terhadap perkembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan bagi warga.

Sebelum seremonial penutupan, digelar parade budaya yang diikuti sekitar 1.000 warga dan seniman yang mengikuti pawai dari SMP Pariwisata Sanur, menuju lokasi festival di Pantai Matahari Terbit. Selain warga, wisatawan asing juga tertarik mengikuti pawai dengan mengenakan pakaian adat Bali.

Baca Juga: Sanur Festival Bangkitkan Lomba Perahu Layar

Parade Budaya Boost SVF 2018, di Pantai Matahari Terbir Sanur minggu petang (26/08), Foto: Boly Edalolon

Diawali dengan marching band SMP Wisata, wakil dari Yayasan Pembangunan Sanur, Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, Kelurahan Sanur, 27 banjar, dan lima tim gabungan industri pariwisata mengikuti pawai hingga panggung kehormatan di Pantai Matahari Terbit.

Sebelum berakhir, panggung utama festival, berturut-turut menyajikan garapan tari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, tiga band reggae yang telah familiar di Bali yakni The Body, Small Axe dan Joni Agung & Double T. (EL)

Komen via Facebook