Badung Fokus Kembangkan Dewi

34

Mangupura, Klikpena.com – Dinas Parwisata (Dispar) Badung yang dikomandoi I Made Badra secara rutin setiap bulan melakukan promosi parwisata ke berbagai negara bersama Badan Promosi Parwisata Daerah (BPPD) Badung. Namun kini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta miminta mantan  Kadis Kelautan dan Perikanan itu focus mengembangkan desa wisata (Dewi) di Kabupaten Badung.

Permintaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Bupati Giri Prasta saat jumpa pers terkait Badung International Nightrun 2018. “Kepala Dinas Pariwista tidak lagi ada promosi pariwisata ke luar negeri. Saya tugaskan untuk fokus pada lima desa wisata yang akan kita bangun,” ujar Bupati Giri Prasta di Rumah Jabatan Selasa (25/9).

Wisatawan Trecking di Desa Wisata Bindu, Kabupaten Badung

Sejauh ini Badung memiliki 11 desa wisata yang telah ditetapkan pada zaman kepemimpinan bupati AA Gde Agung. Namun kini ada pihak mengininkan ada penambahan lima desa wisata baru.

Permintaan untuk fokus pada pengembangan lima dari sebelas desa wisata yang telah ditetapkan. “Ini kita lakukan agar masyarakat, kususnya di Badung  bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Kami akan bantu dengan one management,” kata Giri Prasta yang menugaskan Kadispar Made Badra.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra mengatakan sejatinya tidak ada larangan untuk ke luar negeri, melainkan ia diminta bupati Badung untuk fokus menata desa wisata, atraksi dan lainnya di Badung. “Nanti tim promosi ke luar negeri itu industri dengan BPPD Badung. jadi saya fokus menata desa wisata, ” jelas Badra saat ditemui, kemarin.

Atraksi olah raga air di Desa. wisata bindu hang digemari wisatWan

Sejauh ini Dispar Badung bersama BPPD Badung sudah beberapa kali melakukan promosi pariwisata ke luar negeri. Namun untuk feedback dan juga efektivas juga harus jelas. Mengingat Bali khususnya Badung sudah menjadi daerah tujuan wisata dunia. Bahkan tanpa sales mission pun tamu sudah berbondong-bondong ke Badung.  “Kami rutin melakukan evaluasi. Begitu kita lakukan sales mission  sudah langsung kita dapatkan hasilnya, berapa industri menandatangani dan menemui buyer yang  ada di sana. Itu ada hitung-hitungannya, berapa paket tour mereka jual dan lainnya,” sebutnya.

Sementara mengenai penataan Desa Wisata Badung rencananya ada 11 Desa Wisata. Namun untuk tahun ini dan tahun depan fokus menata lima desa wisata. Yakni Desa Wisata Pangsan, Carangsari, Bongkasar Pertiwi, Baha dan Sangeh.  Menurutnya hal ini adalah program terintegrasi semua sektor, untuk mewujudkan bagaimana infrastruktur, kenyamanan, keamanan dan atraksinya dikemas dengan baik. Bahkan sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) dan Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI). “Saat ini memang belum ada request. Nanti bila ada request, kita siapkan transportasi, guide, atraksi kita sudah kita siapkan. Nanti biasanya steering komite menginformasi ke kami,” katanya.abi

 

Komen via Facebook