Boost SVF 2018 hadirkan 13 Model Body Painting

217
Para Model Body Painting di Boost Sanur Village Festival sabtu petang (25/08), Foto: Istimewa

Denpasar, Klikpena.com
Boost Sanur Village Festival 2018, menggelar ‘body painting’ di arena festival Pantai Matahari Terbit Sanur, sabtu (25/08/2018) petang. Menghadirkan 13 tubuh model wanita menjadi kanvas hidup, para seniman mengeksplorasi berbagai citraan tentang gunung dan lingkungan.

Para model dengan penutup tubuh minim menyebar di lokasi festival dan dilukis oleh 13 seniman. Jumlah model dan seniman merupakan angka yang menunjukkan tahun ke-13 festival yang digelar sejak 2006 ini. Pewarna yang digunakan body painting, menggunakan material khusus yang ramah bagi tubuh, seperti halnya bahan kosmetika yang aman.

Salah seorang seniman tengah melukis tubuh model di Sanur Village Festival, sabtu petang (25/08), Foto: Ist

Baca Juga: Sanur Festival Gelar Dialog Budaya Maknai Erupsi Gunung Agung

Koordinator body painting Ida Bagus Putu Gede Sutama mengatakan, olah seni melukis tubuh di festival ini merupakan ajang kreativitas dan tantangan bagi seniman. “Seniman dituntut berkarya di tempat terbuka, disaksikan banyak orang, dan harus menyelesaikan karya sesuai waktu yang telah ditetapkan dengan menggunakan tubuh manusia sebagai kanvas,” ujarnya.

Baca Juga: Grup Band Antrabez Ajak Pengunjung SVF Tolak Narkoba

Sesuai dengan tema ‘Mandala Giri’ para seniman pun mengeksplorasi berbagai citraan tentang gunung dan lingkungannya. Gunung dalam konsep masyarakat Bali merupakan pusat spiritual dan sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya.

Salah seorang seniman tengah melukis tubuh model di Sanur Village Festival, sabtu petang (25/08), Foto: Ist

13 seniman yang berpartisipasi kali ini masing-masing; Made Palguna, Made Bhakti Wiasa, Gede Surya Dharma, Galung Wiratmaja, Lekung Sugantika, Made Duatmika, Somadita, Ketut Jaya Kaprus, Ida Bagus Rai Janardana, Wandira, I Kadek Arwanda Dwipayana Putra, Kadek Dem, dan IB Raka Bugian. Tema lukisan pun sama dengan tema Boost Sanur Village Festival yakni ‘Mandala Giri’, dengan tujuan mengajak masyarakat mapupun wisatawan untuk memberikan perhatian kembali kepada gunung, sebagai respons atas erupsi Gunung Agung. (EL)

Komen via Facebook