Koster Minta Tak Ada Demo Tolak Reklamasi Teluk Benoa

89

Denpasar, Klikpena.com
Wayan Koster, gubernur Bali terpilih hasil Pilgub 2018, menegaskan rencana reklamasi Tolak Benoa tidak bisa dilaksanakan.

Ia pun menghimbau kelompok masyarakat yang pro maupun kontra terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa, untuk tidak lagi melakukan aksi demonstrasi.

“Mengingat rencana reklamasi tersebut sudah kami pastikan tidak akan dilaksanakan,” kata Koster, dalam konferensi pers di Rumah Transisi, Denpasar, Jumat (24/8/2018).

Hadir mendamping Koster adalah wakil gubernur terpilih Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Kadek Diana dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Nyoman Parta dan AA Ngurah Adhi Ardhana.

Koster juga meminta pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Bali, pemerintah Kabupaten Badung dan pemerintah Kota Denpasar serta pihak ketiga dan pihak lain yang memiliki kewenangan langsung maupun tidak langsung agar menghentikan atau tidak melanjutkan proses apapun terkait rencana reklamasi tersebut.

“Termasuk studi kelayakan, analisa dampak lingkungan, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan rencana reklamasi Teluk Benoa,” tandas Koster.

Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menggelar konferensi pers terkait rencana reklamasi Teluk Benoa, di Rumah Transisi, Denpasar, Jumat (24/8/2018). [foto: klikpena.com/ amb]

Ketua DPD PDI Perjuangan ini menegaskan, kawasan Teluk Benoa akan dikonservasi kembali sebagai kawasan untuk melestarikan Hutan Mangrove, menjadikannya kawasan yang hijau, bersih dan indah.

“Sejalan dengan hal itu, pada saatnya, kami akan melakukan tindakan secara tegas kepada semua pihak yang terbukti telah melakukan pelanggaran atau melakukan tindakan secara ilegal di wilayah Hutan Mangrove yang mengakibatkan rusaknya Hutan Mangrove tersebut,” tegas Koster.

Ia menghimbau semua pihak, agar taat dan disiplin mendukung kebijakan penindakan yang akan ditegakkan oleh pihak yang berwenang terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh siapapun di kawasan Hutan Mangrove.

Untuk memastikan dan menjamin pelaksanaan atas ketegasan sikapnya terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa tersebut, Koster akan menuangkannya dalam kebijakan resmi gubernur Bali setelah dirinya dilantik pada 17 September mendatang.

“Dengan memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Bali, astungkara kami dapat mewujudkannya,” kata Koster. (amb)

Komen via Facebook