Koster Hentikan Reklamasi Teluk Benoa, Ketua DPRD Bali: Bisnis Demo yang Rugi

87

Denpasar, Klikpena.com
Wayan Koster, gubernur Bali terpilih hasil Pilgub 2018, menegaskan sikapnya bahwa rencana reklamasi Teluk Benoa tidak bisa dilaksanakan.

Sikap politik Koster ini, didukung penuh oleh Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama. Ia mengatakan, rencana reklamasi Teluk Benoa tidak merugikan para pengusaha. Justru yang dirugikan adalah bisnis demonstrasi.

Menurut bupati Tabanan dua periode ini, Koster sudah berkoordinasi dengan para pengusaha dan pihak terkait lainnya untuk menghentikan rencana reklamasi Teluk Benoa. Hanya kelompok yang melakukan aksi demonstrasi, yang tidak dikoordinasi oleh Koster.

“Tadi ditanyakan apakah pengusaha, yang berkepentingan di sana yang dirugikan? Saya sebagai ketua DPRD Bali menjawab, tidak ada yang dirugikan. Yang paling dirugikan adalah pebisnis demo. Mulai besok bisnis demo merasa akan dirugikan,” tegas Adi Wiryatama, di Rumah Transisi, Denpasar, Jumat (24/8/2018).

Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama. [foto: klikpena.com/ m susanto]

Adi Wiryatama pun mengapresiasi sikap tegas Koster atas rencana reklamasi Teluk Benoa tersebut.

“Selama ini gubernur (Koster) dinilai melempem, tapi tadi Pak Gubernur sudah tegaskan rencana reklamasi Teluk Benoa tak bisa dilaksanakan,” ujar Adi Wiryatama.

Politikus senior PDI perjuangan ini mengatakan, DPRD Bali mendukung sikap tegas Koster tersebut. Sebab, DPRD Bali, juga menolak tegas rencana reklamasi Teluk Benoa.

Menurut dia, jika memang nanti diperlukan, DPRD Bali secara kelembagaan akan mengeluarkan surat penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa tersebut.

Sebagaimana diketahui, Koster menegaskan bahwa rencana reklamasi Tolak Benoa tidak bisa dilaksanakan. Ia juga meminta pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Bali, pemerintah Kabupaten Badung dan pemerintah Kota Denpasar serta pihak ketiga dan pihak lain yang memiliki kewenangan langsung maupun tidak langsung agar menghentikan atau tidak melanjutkan proses apapun terkait rencana reklamasi tersebut.

“Termasuk studi kelayakan, analisa dampak lingkungan, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan rencana reklamasi Teluk Benoa,” kata Koster, saat konferensi pers di Rumah Transisi, Denpasar, Jumat (24/8/2018).

Hadir mendamping Koster pada kesempatan tersebut, wakil gubernur terpilih Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Kadek Diana dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Nyoman Parta dan AA Ngurah Adhi Ardhana. (amb)

Komen via Facebook