Kebakaran Hutan dan Lahan Sebabkan 2000 Orang di Pontianak Mengalami Ispa

62
Suasana Kota Pontianak diselimuti Asap akibat Kebakaran Lahan danb hutan di wilayah Kalbar jumat (24/08) pagi, Foto: Istimewa

Pontianak, Klikpena.com
Kebakaran Lahan dan Hutan di Wilayah Kalimantan Barat mengakibatkan kualitas udara di Kota Pontianak memburuk. Sebaran asap mengarah ke wilayah utara, sehingga dilaporkan 2.000 orang menderita sakit ISPA dan 4 orang meninggal dunia selama musim kemarau ini.

“Korban meninggal akibat terpapar asap dan api saat lahan di sekitarnya terbakar. Mereka terjebak dalam kepungan api yang dibuat untuk membersihkan lahan. Keempat korban berasal dari daerah yang berbeda yaitu Kabupaten Melawi, Sambas dan Sintang.” Ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Asap kebakaran menyebabkan kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikulat (PM10), terukur 166 mikro gram per meter kubik atau kategori tidak sehat. Saat ini Bandara Internasional Supadio Pontianak masih beroperasi normal, meskipun jarak pandang 4 kilometer.

Baca Juga: 10 Helikopter Water Bombing Padamkan Hutan Kalbar

Hotspot atau titik panas di wilayah Indonesia, Foto: Humas BNPB

Saat ini secara keseluruhan terdeteksi 1.231 titik panas di seluruh Indonesia dengan titik panas terbanyak di wilayah Kalimantan Tengah yakni 151 titik panas. Upaya pemadaman terus dilakukan tim satgas terpadu di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini, cuaca makin kering dan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Puncak kemarau terjadi selama agustus hinga September mendatang, sehingga masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. (EL)

Komen via Facebook