10 Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran Hutan Kalbar

59
Helikopter BNPB memadamkan Kebakaran Hutan, Kalimantan Barat kamis siang (23/08), Foto: Humas BNPB

Pontianak, Klikpena.com
Tim satgas terpadu, mengerahkan 10 Helikopter Water Bombing untuk memadamkan kebakaran Lahan dan Hutan di wilayah Kalimantan Barat. Pemadaman dilakukan dari udara dengan melibatkan Aparat TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebarakan, Satpol PP dan para relawan.

Badan Nasional Penaggulan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian Penerapan Teknolgi (BPPT), juga terus melakukan hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca menggunakan pesawat Casa 212-200 TNI AU.

“Sudah 5 ton bahan semai Natrium Clorida (CaCl) ditaburkan ke dalam awan-awan potensial di angkasa. Dalam beberapa hari turun hujan, meski tidak merata. Namun mengurangi jumlah kebakaran yang ada.” Ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Lanjut Sutopo, “Banyaknya titik panas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat ini terkait dengan kebiasaan masyarakat membakar lahan sebelum membuka lahan. Masyarakat Kabupaten Sanggau, Sambas, Ketapang, Kubu Raya dan lainnya memiliki tradisi ‘gawai serentak’ yaitu, kebiasaan persiapan musim tanam dengan membuka lahan dengan cara membakar” Papar Sutopo.

Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan Sebabkan 2000 Orang di Pontianak Mengalami Ispa

Meskipun pemerintah daerah telah melarang kebiasaan ini, namun masih dipraktekkan warga setempat. Selain lahan gambut yang terbakar, cuaca kering, air terbatas, dan daerah yang terbakar cukup luas, menjadi faktor terhambatnya upaya pemadaman.

Helikopter BNPB memadamkan Kebakaran Hutan, Kalimantan Barat kamis siang (23/08), Foto: Humas BNPB

Aparat kepolisian terus meningkatkan patroli untuk menyelidiki dugaan unsur kesengajaan membakar hutan dan lahan ini. Hasil pantauan satelit Aqua, Terra, SNPP pada katalog Modis Lapan, terdeteksi 885 titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat yakni, 509 titik panas kategori sedang dan 376 titik panas kategori tinggi.

Saat ini secara keseluruhan terdeteksi 1.231 titik panas di seluruh Indonesia dengan titik panas terbanyak di wilayah Kalimantan Tengah yakni 151 titik panas. Upaya pemadaman terus dilakukan tim satgas terpadu di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. (EL)

Komen via Facebook