Entrepreneur Jangan Takut Mencoba

31

Denpasar, Klikpena.com
Puluhan Enterpreneur di Denpasar Bali mengikuti Seminar Kreatifitas Usaha di Griya Santrian Sanur, Jumat (21/09/2018) pagi. Para peserta yang umumnya para kreatifpreneur di Bali ini dimotivasi untuk terus berkreasi dan jangan takut melakukan sesuatu yang baru.

Konsultan bisnis dan enterpreneur I Gede Bagia Arta, yang menjadi salah satu mata sumber seminar mengatakan, Enterpreneur harus berani mencoba untuk memulai suatu usaha dan karena penyempurnaan akan berjalan otomatis.

“Kalau bermimpi tanpa ada eksekusi itu artinya kita berhalusinasi, karena itu jangan pernah takut membuat kesalahan” ujar pria yang akrab disapa Arta ini.

Konsultan Bisnis, I Gede Bagia Arta, saat memotivasi para Entrepreneur saat Seminar di Griya Santrian Sanur Jumat (21/09/2018) pagi. Foto: Ambros Boly

Sinergitas sering gagal karena sinergitas tidak berangkat dari orang-orang yang mandiri. “Bangunlah tim yang anggotanya harus mandiri yakni tim kerja harus diisi dengan orang-orang yang memiliki kompetensi, posisi dan kapabilitas, sehingga tim kerja itu akan solid” paparnya.

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Santrian, Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, Ada tata cara atau trik untuk mengurangi kesalahan, dengan cara belajar dari orang yang lebih berpengalaman atau membaca literatur.

“Kita perlu membuka diri bagi siapa saja dan tim kerja yang solid, kita akan manage dengan baik sesuai dengan investasi waktu yang ada” ujar pria yang akrab disapa Gus De ini.

Ketua BPPD Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, tengah menyampaikan materi dalam seminar enterpreneur di Griya Santrian Sanur Bali, Jumat (21/09/2018) pagi. foto: Ambros Boly

Gus De yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Denpasar menceritakan pengalamannya menggelar Sanur Village Festival yang rutin digelar setiap tahun. “Kami membangun komunikasi dengan berbagai komunitas untuk memudahkan kami dalam melakukan sesuatu yang masal, karena itu networking sangat penting dan harus dimantainance dengan baik” tuturnya.

Bali umumnya dan Sanur khususnya merupakan Global Village dan banyak expatriat atau warga negara asing yang tinggal bersama warga lokal. Karena itu sebagai desa wisata yang penduduknya heterogen, perlu melakukan sesuatu dari sisi bisnis dan sosial budaya untuk merekatkan masyarakat dan sekaligus mempromosikan Desa Sanur. (EL)

Komen via Facebook