Kementrian PUPR akan Latih Warga Bangun Rumah Tahan Gempa

58
Wapres Jusuf Kalla, didampingi sejumlah mentri saat berdoa bersama korban gempa di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, NTB, pada selasa siang (21/08), Foto: Humas BNPB

Lombok Barat, Klikpena.com
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan melatih warga korban gempa Lombok, untuk membangun rumah tahan gempa. Hal ini disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat mendampingi Wapres Jusuf Kalla mengunjungi korban gempa di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, NTB, pada selasa siang (21/08/2018).

“Pelatihan cara membangun rumah tahan gempa membutuhkan waktu 1 sampai 2 hari dan mulai hari ini dimulai masa rehabilitasi. Kami akan melibatkan para mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi dan TNI untuk mengawasi proses pembangunan rumah” Ujar Djoko

Wapres Jusuf Kalla, didampingi mentri pendidikan Muhadjir Effendy, berdialog dengan korban gempa di Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, NTB, pada selasa siang (21/08), Foto: Humas BNPB

Selain membangun 10.000-an unit rumah yang rusak, Kementerian PUPR juga memperbaiki infrastruktur lainnya. Pembangunan sejumlah pasar tradisional dan 43 unit sekolah dari total 500 lebih unit sekolah yang rusak. Selama Proses pembangunan gedung sekolah yang rusak, Kementerian Pendidikan telah mendirikan tenda-tenda darurat untuk kegiatan belajar mengajar.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengaku telah mendistribusikan bantuan dana rumah kepada 5.000 keluarga. “Data yang tercatat Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Lombok ini, totalnya rumah yang rusak sebanyak 73.843 unit” papar Willem

Dalam kesempatan yang sama, Wapres Jusuf Kalla mengatakan, cara penanganan bencana gempa Lombok, sama seperti saat gempa di Aceh. “Saat ini pemerintah pusat mampu menanganinya dan telah mengerahkan sumber daya kementerian/lembaga seperti Kementerian PUPR, Kesehatan, Sosial, Pendidikan dan BNPB” tutup JK. (EL)

Komen via Facebook