Dua Caleg Koruptor Berpotensi Dicoret

64

NEGARA, KlikPena.Com-Dua orang Calon Legislatif (Caleg) dari dua partai berbeda berpotensi dicoret Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jembrana. Ini terjadi karena keduanya pernah menghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan)  Negara sebagai terpidana  kasus korupsi.

Ketua KPU Jembrana, IGN Dharmasanjaya mengatakan itu, Sabtu (21/07/2018) usai memimpin rapat penyerahan hasil verifikasi bakal calon legislatif. Dalam rapat yang dihadiri para petinggi partai politik tersebut Dharmasanjaya mengaku masih banyak Caleg yang belum memenuhi syarat. Namun masih ada tahapan perbaikan sehingga para calon bisa melengkapi semua persyaratan.

Ia mengaku dari hasil verifikasi sementara pihaknya baru mengetahui satu orang Caleg yang sebelumnya terlibat kasus korupsi. “Kami tahu karena saat mendaftar yang bersangkutan melampirkan putusan pengadilan. Sementara yang satu lagi kami belum tahu,” katanya.

Perwakilan perindo menerima hasil verifikasi dari KPU

Menurut dia, Caleg yang mendaftar dengan melampirkan putusan pengadilan adalah  KS. Ia didaftar Partai Perindo sebagai Caleg DPRD Jembrana dari Dapil Jembrana 2, Kecamatan Melaya. Namun lantaran ia pernah dihukum selama lebih dari setahun karena terlibat kasus korupsi dana Prona di desanya, Caleg tersebut berpotensi dicoret KPU Jembrana dalam verifikasi lanjutan.

Perwakilan Gerindra menerima hasil verifikasi dari KPU

Hal yang sama juga terjadi pada WS, Caleg yang didaftar Partai Gerindra untuk DPRD Jembrana dari Dapil Jembrana 2, Kecamatan Melaya. Menurut informasi WS alias B pernah terlibat kasus Korupsi pada tahun 2006 lalu.

“Untuk WS tidak ada lampiran putusan pengadilan. Tapi kami segera mencari datanya di Pengadilan Negeri Negara untuk mendapatkan kepastian,” katanya.
Ia menegaskan kalau benar mereka terlibat kasus korupsi, pihaknya segera menyurati Partai Politik yang mendaftarkan mereka agar seger mencari penggantinya. Untuk itu Ia berharap segera mendapat kepastian data pada tahapan yang tepat. (yan)

Komen via Facebook