547 Caleg Masuk DCT, Rebut 55 Kursi DPRD Bali

202
Rapat Pleno Penetapan DCT Anggota DPRD Bali Pileg 2019, di Kantor KPU Bali. Kiri-kanan: Komisioner KPU Bali Kadek Wirati, Ni Wayan Widhiasthini, Ketua KPU Bali, Wayan Jondra dan komisioner Ni Putu Ayu Winariati. Foto: Istimewa

Denpasar, Klikpena.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Bali menetapkan 547 Daftar Calon Tetap (DCT) dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, melalui rapat pleno penetapan DCT di Kantor KPU Bali Kamis (20/9/2018) siang.

“Hasil rapat pleno yang dituangkan dalam Keputusan KPU Provinsi Bali Nomor : 4361/PL.01.04-Kpt/51/Prov/IX/2018 tentang Penetapan DCT Anggota DPRD Provinsi Bali dalam Pemilihan Umum tahun 2019, bahwa jumlah calon dalam DCT sebanyak 547 orang dan daerah pemilihan dalam DCT adalah 9 Dapil,” ujar Ketua KPU Bali, Wayan Jondra.

Rapat pleno dipimpin Ketua KPU Bali, Wayan Jondra, bersama anggota KPU Provinsi Bali, Kadek Wirati, Ni Wayan Widhiasthini, dan Ni Putu Ayu Winariati. Hadir juga Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani dan anggota Wayan Widyardana Putra, serta perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019.

547 Calon Legislatif (Caleg) ini akan memperebutkan 55 kursi DPRD Provinsi Bali pada Pileg yang dilaksanakan pada 17 April 2019. Dari jumlah itu ada partai yang tidak lengkap di sembilan dapil, bahkan ada partai yang memiliki Caleg di tiga dapil dan satu dapil.

Sekretaris DPW Partai Nasdem Bali, Luh Putu Nopi Seri Jayanti, saat menerima berkas DCT Caleg, di Kantor KPU Bali, Kamis (20/09108) siang. Foto: Istimewa

Lebih lanjut Jondra mengatakan, sebelum penetapan DCT itu, ada tiga Bacaleg dari tiga partai yang diganti dengan berbagai alasan masing-masing; Pertama, Caleg Partai NasDem dari Dapil Tabanan nomor urut 6, Ida Ayu Komang Ayani diganti oleh Ni Putu Intan Sri Handayani. Ida Ayu Komang Ayani diganti karena mengundurkan diri.

Kedua, Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari Dapil 5 Buleleng nomor urut 6, Ni Wayan Meika Nurhayati, diganti oleh Ketut Sri Noviari. Ni Wayan Meika Nurhayati diganti karena mengundurkan diri.

Ketiga, Caleg PDI Perjuangan dari Dapil Kota Denpasar nomor urut 2, AA Kompyang Raka, diganti karena meninggal dunia. Ia diganti oleh AA Gede Agung Suyoga.

“Setelah diverifikasi, berkas pencalegan mereka memenuhi syarat,” papar Jondra yang juga mantan Ketua KPU kabupaten Badung ini.

Seluruh Caleg yang masuk DCT, tidak ada mantan narapidana kejahatan luar biasa, seperti mantan narapidana korupsi, narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak-anak. Setelah penetapan DCT, tahapan Pileg selanjutnya akan memasuki masa kampanye, yang dimulai pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Pada 14-16 April 2019 memasuki masa tenang. (EL)

Komen via Facebook