Pangdam IX Udayana Pantau Gempa Lombok

51
Kerusakan Bangunan akibat gempa di Kecamatan Pemenangan, Lombok Utara, NTB, Foto: Istimewa

Lombok, Klikpena.com
Jajaran TNI Kodam IX Udayana terus melakukan proses pembersihan puing-puing bangunan, pasca Gempa Lombok. Pangdam, Mayjen TNI Benny Susianto, SIP melakukan peninjauan kerja anggotanya senin (20/08) di desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Didampingi Asintel, Asops, dan Aster Kasdam IX/Udayana serta Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto Gulo, SIP, Pangdam mengecek dan meninjau proses pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan. Pembersihan material bangunan dilakukan secara gotong royong prajurit TNI bersama masyarakat dan perwakilan dari instansi terkait, sebagai wujud sinergisitas dan kemanunggalan TNI-rakyat.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP, saat meninjau gempa Lombok, senin siang (20/08), Foto: Ist

“Apalagi propinsi ini masih merupakan wilayah teritorial Kodam IX Udayana, sehingga kami berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan dampak bencana ini hingga tuntas. Dengan harapan agar masyarakat dapat secepatnya melakukan aktivitasnya seperti semula” Ujar Beny Susianto, Pangdam IX Udayana

Proses pembersihan dan perbaikan berbagai fasilitas umum terus dimaksimalkan oleh sejumlah prajurit TNI, agar cepat memulihkan kondisi, baik infrastruktur maupun psikis masyarakat korban gempa. Sejumlah titik kerusakan yang tidak dapat dibersihkan secara manual, alat berat dikerahkan untuk memperbaiki kerusakan.

Prajurit TNI Kodam IX Udayana, membantu proses pembersihan puing-puing pasca gempa Lombok, Foto: Ist

Kapendam Letkol Jonny Harianto mengatakan, salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang, yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan. Sehingga bencana yang terjadi di wilayah NTB ini juga merupakan bagian dari tugas TNI.

“Karena itu para prajurit TNI akan selalu ada bagi masyarakat untuk berbuat semaksimal mungkin dalam melakukan percepatan pemulihan akibat bencana alam ini. Semoga melalui kegiatan ini masyarakat dapat segera melakukan aktivitasnya seperti semula” pungkasnya.

Aparat TNI-POLRI mengevakuasi jenazah korban gempa Lombok, Foto: Dok Humas BNPB

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Lombok sejak 05 agustus lalu dengan sejumlah gempa susulan ,hingga minggu siang tercatat 472 orang. Sementara itu, jumlah kerugian ekonomi ditaksir lebih dari 7,45 Triliun rupiah. (EL)

Komen via Facebook