Mendikbud Beri Penghargaan kepada Joni

87
Mendikbud Muhadjir Effendi saat menerima Joni di kantor Kemendikbud Jakarta, senin siang (20/08), Foto: Humas Kemendikbud

Jakarta, Klikpena.com
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy memberikan penghargaan kepada Yohanes Ande Kala (14) siswa kelas satu SMP Negeri Silawan, Kabupaten Belu, NTT senin siang (20/08). Mendikbud mengapresiasi aksi menegangkan yang dilakukan Joni yang memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali yang terlepas agar bendera dapat berkibar di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 RI.

“Begitu dapat kiriman video, saya langsung kontak kepala LPMP Provinsi NTT untuk segera menghubungi keluarga. Saya mengapresiasi tindakan Joni itu, tindakan dalam arti yang positif. Bentuk patriotisme zaman now, dimana ketika bendera merah putih mau dikibarkan ada kendala kemudian diambil alih agar tetap berkibar di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI,” Ujar Muhadjir, Mendikbud saat menerima Joni, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta

Joni menerima penghargaan berupa piagam, beasiswa bakat dan prestasi sampai jenjang SMA, tas, seragam sekolah, sepatu, laptop, dan juga kenang-kenangan berupa foto Joni yang ketika berada di kantor Kemendikbud yang ditandatangani oleh Mendikbud. “Saya berharap ini bisa menjadi contoh pendidikan karakter yang berhasil diterapkan di sekolah,” harap Muhadjir

Mendikbud Muhadjir Effendi saat menerima Joni di kantor Kemendikbud Jakarta, senin siang (20/08), Foto: Humas Kemendikbud

Melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang diterapkan di sekolah, meliputi religiusitas, nasionalisme, patriotisme, integritas, dan kemandirian, serta gotong royong, Mendikbud berharap, sekolah dapat mengajarkan para siswa agar menerapkan nilai-nilai yang ditekankan pada PPK dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Joni yang telah memberikan contoh sebagai anak Indonesia yang memiliki jiwa nasionalisme. Saya sangat yakin penanaman nasionalisme itu kalau programnya dilaksanakan sungguh-sungguh di sekolah, maka kekuatiran nasionalime anak bangsa akan luntur itu tidak akan terjadi,” tutur Mendikbud.

Joni yang menerima penghargaan dari Mendikbud mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Pemerintah yang telah memberikan apresiasi kepadanya. “Pada saat itu saya spontan menaiki tiang bendera, karena saya akan merasa bersalah jika bendera tidak dikibarkan. Merdeka!,” ungkap Joni yang menyukai pelajaran Matematika dan memiliki cita-cita menjadi tentara itu.

Joni memegang kenang-kenangan foto dirinya yang ditandatangani Mendikbud, saat berada di kantor Kemendikbud senin siang (20/08), Foto: Humas Kemendikbud

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, mengucapkan terima kasih kepada guru dan kepala sekolah yang telah memberikan pendidikan dan pengajaran kepada para siswa, termasuk Joni sehingga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah mendidik para siswa, termasuk Joni. Didikan yang luar biasa. Semoga anak-anak yang lain juga ikut membela NKRI, dan bendera merah putih adalah segala-galanya,” ucap Hamid.

Hamid berharap, Joni menjadi inspirator seluruh anak-anak Indonesia. “Kamu menjadi inspirator seluruh anak-anak Indonesia. Semuanya menonton keberanianmu. Kamu harus menjadi orang yang terbaik nanti. Lanjutkan sekolah kamu setinggi-tingginya. Mewujudkan cita-citamu itu peluangnya terbuka sepanjang kamu rajin belajar, rajin ke sekolah, hingga pendidikan setinggi-tingginya,” pungkas Hamid. (EL)

Komen via Facebook