10 Orang meninggal Dunia akibat Gempa 6,9 SR Lombok

125
Bangunan rumah uang rusak akibat gempa 6,9 SR di Lombok, NTB minggu malam (19/08), Foto: Humas BNPB

Lombok, Klikpena.com
Gempabumi yang beruntun mengguncang wilayah Lombok minggu malalm (19/08), mengakibatkan 10 orang meninggal dunia serta kerusakan bangunan bertambah. Dari 10 orang meninggal dunia akibat gempa 6,9 SR berasal dari Kabupaten Lombok Timur 4 orang,Sumbawa Besar 5 orang, dan Sumbawa Barat 1 orang

Posko BNPB mencatat, hingga Senin (20/8/2018) pukul 10.45 WIB, 10 orang meninggal dunia, 24 orang luka-luka, 151 unit rumah rusak. Sementara kerusakan rumah masing-masing, 7 rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang dan 139 rumah rusak ringan. Selain kerusakan rumah, 6 unit fasilitas ibadah juga mengalami kerusakan. Namun hingga kini pertugas gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, ESDM, dan relawan masih terus melakukan pendataan.

Bangunan rumah uang rusak akibat gempa 6,9 SR di Lombok, NTB minggu malam (19/08), Foto: Humas BNPB

“Saat kejadian gempa masyarakat banyak yang berada di luar rumah dan di pengungsian sehingga tidak menimbulkan banyak korban jiwa. Rasa trauma guncangan gempa, apalagi pada Minggu siang terjadi gempa 6,5 SR di Lombok Timur menyebabkan masyarakat memilih berada di luar rumah. Korban meninggal sebagian karena tertimpa bangunan roboh dan sebagian karena serangan jantung kaget menerima guncangan gempa yang keras. ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Bantuan logistik terus disalurkan ke korban gempa di Lombok. Stok logistik mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Apalagi bantuan terus berdatangan dari berbagai pihak. Adanya gempa 6,9 SR telah menyebabkan beberapa jalan mengalami rusak dan longsor.

Bantuan Logistik bagi korban gempa lombok diangkut Helikopter TNI, Foto: Humas BNPB

Sementara itu, dampak gempa 6,5 SR yang mengguncang Lombok Timur pada pada minggu saing (19/8) pukul 11.06 WIB juga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan. Berdasarkan pendataan hingga Minggu sore sebelum gempa 6,9 SR tercatat 2 orang meninggal dunia, 1 orang luka, 1.700 unit rumah rusak dimana 1.054 rusak berat dan 646 rusak ringan, dan 5 bangunan publik rusak.
Pasca Gempa 6,9 SR minggu malam, hingga kini gempa masih terus berlangsung. Tercatat 101 kali gempa susulan sudah berlangsung dengan 9 kali gempa dirasakan hingga senin (20/08) pukul 11.00 waktu setempat.

“Masyarakat dihimbau tetap tenang dan waspada. Jangan terpancing pada isu-isu atau berita yang menyesatkan. Saat ini masih marak hoax di Lombok dan Sumbawa. Di saat masyarakat Lombok dirundung duka dan derita akibat gempa beruntun, tenyata banyak pihak yang menebarkan informasi yang tidak benar dan menyesatkan” himbau Sutopo, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

Petugas Gabungan mengevakuasi jenazah korban gempa Lombok, Foto: Dok Humas BNPB

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Lombok sejak 05 agustus lalu dengan sejumlah gempa susulan ,hingga minggu siang tercatat 472 orang. Sementara itu, jumlah kerugian ekonomi ditaksir lebih dari 7,45 Triliun rupiah. (EL)

Komen via Facebook