Yohanes Ande Kala, Penuhi Undangan Jokowi

1850
Joni didampingi Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, SIK MH, Ibu Kandungnya Ili Laurens dan Ayah kandungnya Viktorino Marshal, saat menuju pesawat di Bandara El Tari Kupang sabtu pagi (18/08), Foto: Ist

Kupang, Klikpena.com
Yohanes Ande Kala (14), Siswa kelas 1 SMP Silawan Kota Atambua yang Viral di media sosial karena memanjat tiang bendera pada saat Upacara Hut RI Ke-73, memenuhi undangan Presiden Jokowi ke Istana Negara.

Joni foto bersama para Pramugari Batik Air, sesaat sebelum terbang ke Jakarta sabtu pagi (18/08), Foto: Ist

Aksi heroik Joni begitu sapaan akrabnya, memanjat tiang bendera mendapat sorotan public dan Presiden Joko Widodo. Joni berangkat ke Jakarta sabtu (18/08) melalui Bandara El Tari Kupang pukul 08.00 waktu setempat bersama kedua orang tuanya. Joni didampingi ayahnya Viktorino Marshal dan ibu kandungnya Ili Laurens, diantar Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, SIK MH, Dandim 1605/Belu Letkol Inf CZI I Putu Dwika dengan menggunakan Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID – 6541.

Baca Juga: Joni Terima Hadiah 50 Juta dari Hotman Paris dan Adiknya

Joni merasa bangga karena apa yang dilakukannya dengan reflex mendapat perhatian serius dari semua kalangan, karena jumat malam (19/08) sebelum berangkat ke Jakarta untuk memenuhi undangan Presiden Jokowi, dirinya ditemui langsung sejumlah pejabat yakni, Wakil Bupati Belu, J. T Ose Luan, Dandim 1605/Belu, Letkol (Czi) I Gusti Putu Dwika, Kapolres Belu, Christian Tobing, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY, Mayor (Inf) I Putu Tangkas Wiratawan, Camat Onfinus Kote dan Kades Silawan Ferdi Mones.

Baca Juga: Joni Bertemu Presiden Jokowi dan Wapres JK

Saat ditemui media, Joni mengaku apa yang dilakukannya secara spontan ketika tengah beristirahat di tenda karena saat apel dirinya sedang sakit perut. “Saya sementara tidur di tenda, karena sakit perut tapi saya dengar orang teriak, tali bendera putus dan saya lihat ke tiang bendera tali putus. Saya langsung lari ke lapangan dan panjat. Saya tidak takut,” tutur joni

Joni saat ditemui salah seorang wartawan NTT usai upacara Bendera jumat (18/08), Foto: Ist

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing SIk MH di sela-sela sebelum keberangkatan ke Jakarta mengantar Joni dan keluarganya mengatakan, Keberangkatan Joni ke Jakarta untuk memenuhi undangan Presiden dan rencananya senin besok (19/08) Joni akan diterima Presiden di Istana Negara. “dia terbang karena Bapak Presiden minta dia ikut pembukaan Asian Games dan dia bilang kalau ketemu bapak jokowi, dia akan minta sekolah gratis untk anak-anak di perbatasan. Joni juga ingi jadi polisi atau tentara” Ujar Christian

Baca Juga: Mendikbud Beri Penghargaan Kepada Joni

Sementara itu Dandim Belu, Letkol (Czi) I Gusti Putu Dwika mengapresiasi apa yang dilakukan Joni yang telah menyelamatkan tali tiang bendera yang putus saat upacara di pantai Mota’ain patut diteladani. “Dari tindakan Joni, Jiwa Merah Putih tetap tertanam dalam hati untuk semangat bela Bangsa dan Negara,” pungkas Putu Dwika. (EL)

Komen via Facebook