Luar Biasa!!! Bendera raksasa berkibar di batas RI-RDTL

296
Bendera Merah Putih raksasa dikibarkan di Motaain perbatasan RI-RDTL, Rabu (16/8) siang, Foto: Ist

Belu,Klikpena.com
Bendera Merah Putih berukuran raksasa sepanjang ribuan meter dikibarkan masyarakat Kabupaten Belu bersama Polri dan TNI di wilayah perbatasan RI-RDTL, Rabu (16/8) siang.

Pengibaran bendera merah putih ukuran raksasa ini dilakukan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, SIK MH, Dandim 1605/Belu Letkol Inf CZI I Putu Dwika, Bupati Belu, Willy Lay serta ratusan anggota TNI, Polri dan masyarakat umum di sebuah bukit di dusun Motaain Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.

Prosesi pengibaran bendera raksasa ini diawali dengan pemancangan sejumlah tiang dan bendera merah putih di sejumlah titik. Seluruh peserta pun mengikatkan kain merah putih pada kepala. Ratusan peserta pun memegang kayu dan bendera merah putih serta melakukan sikap sempurna dan penghormatan.
Pada saat semua peserta melakukan sikap sempurna dan posisi hormat, perlahan-lahan bendera merah putih raksasa dikibarkan dari atas bukit hingga 60 meter kebawah.

Aparat TNI POLRI Bersama Masyarakat Rayakan HUT RI ke 73 di Motaain Perbatasan RI-RDTL Rabu Siang (16/08), Foto: Ist

Pengibaran Bendara dilakukan sejumlah anggota TNI, Polri dan anggota SAR disambut sikap hormat ratusan warga, TNI dan Polri yang hadir. Usai bendera merah putih raksasa dikibarkan, seluruh peserta pun menyanyikan lagu-lagu perjuangan sambil mengibarkan bendera-bendera merah putih ukuran sedang yang dipegang.
Peserta juga meneriakkan yel-yel membakar semangat peserta. Panas terik matahari diabaikan peserta yang larut dalam kegembiraan dengan prestasi pengibaran bendera merah putih raksasa ini.

Bupati Belu, Willy Lay yang ditemui disela-sela kegiatan ini mengungkapkan kegembiraan dan apresiasinya atas kegiatan bersama yang digelar untuk membentangkan bendera merah putih ukuran ribuan meter ini. “Ini merupakan salah satu cara masyarakat di tapal batas RI-RDTL memperingati HUT RI ke 73,” ujarnya.

Aparat TNI POLRI Bersama Bupati Belu dan Masyarakat mengangkat Bendera Merah Putih saat Prosesi Pengibaran Bendera Raksasa di Motaain Perbatasan RI-RDTL Rabu Siang (16/08), Foto: Ist

Bupati juga mengapresiasi ide kreatif Kapolres Belu dan Dandim Belu merancang kegiatan akbar tersebut dengan memasang bendera raksasa di daerah batas. “Salah satu cara masyarakat dari tepian negeri untuk Indonesia,” tambah bupati Belu.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, SIK MH mengaku kalau bendera merah putih ukuran ribuan meter ini dikerjakan dan dipesan khusus di Bandung Jawa Barat dan waktu pengerjaan selama satu bulan. Pengibaran bersama instansi pemerintah ini sangat erat kaitan dengan semangat nasionalisme dan kebangsaan masyarakat di wilayah perbatasan.

“Terkait dengan semangat nasionalisme, kebangsaan dan menanamkan jiwa-jiwa patriotisme kepada masyarakat,” ujar mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda NTT ini.Mantan Kabag Psikologi Biro SDM Polda NTT ini juga mengakui kalau pelibatan siswa, mahasiswa KKN dan masyarakat umum juga bertujuan menggelorakan rasa nasionalisme kepada generasi muda dan masyarakat di tapal batas.

Selain itu, jebolan Akpol tahun 2000 ini mengakui kalau kerjasama dan persatuan di wilayah batas baik dengan TNI, Polri maupun masyarakat tetap terjaga dan terjalin dengan baik.

Sejumlah Pejabat TNI POLRI Mengambil sikap hormat Bendera Merah Putih saat Prosesi Pengibaran Bendera Raksasa di Motaain Perbatasan RI-RDTL Rabu Siang (16/08), Foto: Ist

Dandim 1605, Letkol Inf CZI I Gusti Putu Dwika menegaskan kalau kegiatan tersebut merupakan wujud TNI, Polri dan pemerintah daerah mendukung seluruh kegiatan pemerintah pusat di wilayah batas.
TNI dan Polri pun siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan RI-RDTL. (EL)

Komen via Facebook