Tarian “Lusi Lame” Semarakan Pembukaan Festival Tiga Gunung Berapi Lembata

90
Sanggar Seni "Ina Bao Puken" SMPN 1 Nubatukan mementaskan Tarian Lusi Lame atau Tarian Elang, saat Deklarasi Festival Tiga Gunung Berapi di Lewoleba Lembata NTT Rabu (15/08) Foto: Ist

Lewoleba, Klikpena.com
Lusi Lame atau Tarian Elang merupakan sebuah seni tari hasil kolaborasi dan kreasi karya seni tari Nona Uran, seorang guru SMP Negeri satu Nubatukan. Bersama tim Sanggar Seni Ina Bao Puken di sekolah inilah, Nona uran meramu tarian yang terinspirasi oleh ceritera rakyat Kecamatan Atadei dimana Gunung Werung berada.

“Tarian ini memang digarap oleh salah satu tenaga pengajar kami, ibu Nona Uran yang terinspirasi dari cerita rakyat Atadei tapi tentunya didukung oleh Sanggar sekolah kami Ina Bao Puken. Kami Bangga karena Sanggar ini mampu memukau para wisatawan maupun masyarakat yang hadir” Ujar Melkior Muda Makin, Kepala SMPN 1 Nubatukan, Lembata

Sanggar Seni “Ina Bao Puken” SMPN 1 Nubatukan mementaskan Tarian Lusi Lame atau Tarian Elang, saat Deklarasi Festival Tiga Gunung Berapi di Lewoleba Lembata NTT Rabu (15/08) Foto: Ist

Festival Tiga Gunung Berapi (Three Volcanos Festival) mulai dibuka di Kabupaten Lembata NTT rabu malam (15/08) di Pelabuhan Jeti Lewoleba, Lembata NTT. Festival ini merupakan pertama kalinya dicetuskan Pemerintah Kabupaten Lembata dalam rangka menarik minat wisatawan ke Pulau ini karena memiliki 3 gunung berapi yakni Gunung Ile Lewotolok di Kecamatan Ile Ape, Gunung Ile Labalekang di Kecamatan Nagawutung dan Gunung Ile Werung di Kecamatan Atadei.

Pembukaan festival yang diawali dengan pawai Karnaval budaya dimulai dari Simpang Lima Wangatoa menuju Pelabuhan Jeti – Lewoleba, dibuka Oleh Bupati Lembata, Yance Sunur dihadapan Ratusan Wisatawan Asing maupun warga Lokal. Deklarasi Festival tiga gunung ini dilakukan pemda setempat sebagai upaya menggenjot pariwisata kabupaten Lembata, yang juga memiliki potensi wisata unggulan Ikan Paus di Lamalera serta sejumlah Hajatan Budaya di Pulau yang letaknya diapiti Pulau Flores, Pulau Adonara dan Pulau Alor ini. (el)

Komen via Facebook