STIKES Jembrana Segera Kirim Siswa Kuliah ke Australia

42

Denpasar, Klikpena.com — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Jembrana, menerima kunjungan dari lembaga kesehatan, Prichard Health  (Nurse Led-Clinic) Australia, Jumat (14/9). Selain melihat perkembangan lembaga pendidikan besutan Dr. Putra Suarthana di Bumi Makepung Jembrana, Prichard Health  yang dinakhodai Sian Pritchard juga menandatangani nota kerjasama pertukaran pelajar, dan memberikan beasiswa satu orang tiap tahun untuk kuliah di Australia. “Selain itu,  ada kerjasama dalam pertukaran dosen kedua lembaga tersebut,” kata Dr. Ketut Putra Suarthana di Denpasar.

Sian Pitchard memberi kuliah singkat usai penandatanganan nota kerjasama dengan STIKES Jembrana

Ketua STIKES Jembrana,  Ketut Andika Priastana mengatakan, lembaga kesehatan ternama di Australia ini  sangat berkesan dengan keberadaan Stikes Jembrana karena keberadaannya sangat membantu masyarakat di desa untuk masalah kesehatan. “Kami sangat senang.  Jembrana jauh dari kota besar,  dan keberadaan STIKES Jembrana sangat membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan pendidikan kesehatan. Dengan keberadaan lembaga pendidikan kesehatan ini,  bisa mengakomodir siswa yang tidak mampu kuliah keluar daerah,”kata Andika Priastana mengutip pernyataan Sian Pritchard.

Sebelumnya STIKES Jembrana meluncurkan E-Journal sejak 28 Agustus 2018 menggunakan konsep Open Journal System, yang diberi nama “Indonesian Journal of  Health Research” atau disingkat IHJR.

Ditambahkan, E-Journal diterapkan berdasarkan peraturan Menteri Ristek Dikti No 20 tahun 2017 tentang kewajiban dosen yang telah mendapatkan sertifikasi dosen (serdos). “Media ini adalah salah satu upaya dalam mendukung publikasi karya ilmiah bagi dosen. Selain itu, dosen dapat memanfaatkan jurnal ini dalam meningkatkan keilmuannya dan juga dapat memberikan wawasan baru bagi dosen dan mahasiswa,”ujarnya

Nota Kerjasama kedua lembaga

Putra Suarthana juga menekankan sebagai pendiri lembaga ini, pihaknya mendorong para dosen untuk mempublikasikan karya ilmiahnya dalam jurnal dan membimbing para dosen dalam menulis karya ilmiah yang baik dan benar. “Salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah penelitian, namun banyak tenaga dosen yang sudah melakukan penelitian dengan baik tetapi belum melakukan publikasi dengan tepat. Oleh karena itu, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan publikasi karya ilmiah dosen di lingkungan STIKES Jembrana”, kata Suarthana yang juga pemilik sejumlah hotel dan lembaga pendidikan di Bali, NTB dan Jogjakarta. abi

 

Komen via Facebook