Denpom IX Udayana dan BNN Bali Amankan Pengedar 107 Butir Ekstasi dan Satu Turis Australia

970
Denpom dan BNN Bali Razia Tempat Hiburan Mlaam

Denpasar, Klikpena.com
Seorang pengedar 107 butir pil ekstasi dan tiga orang pengunjung tempat hiburan malam diamankan oleh petugas Gabungan Detasemen Polisi Militer dan Badan Narkotika Propinsi Bali, saat razia Gabungan Penegakan Ketertiban di enam tempat hiburan malam wilayah Denpasar dan Kuta minggu (12/08) subuh. Selain seorang pengedar, dua orang pengunjung serta satu orang turis Australia dibawa ke BNN Bali karena positif mengguanakan Narkoba, untuk menjalani Proses lebih lanjut.

Penangkapan pengedar 107 butir pil ekstasi ini saat petugas merazia tempat hiburan “Deejay Club” (DC) di Jalan Kartika Plaza Kuta, setelah Serda Rezky Maulana dari Satgakkumwal Denpom IX/3 Denpasar mencurigai tersangka I Nyoman Dharma (40) yang berusaha menyelinap kabur saat rombongan petugas memasuki wilayah DC kuta.

“Karena menunjukkan gelagat yang mencurigakan, pria kelahiran Tianyar, 31 Desember 1978 itu dikejar dan berhasil dibekuk Serda Rezky Maulana. Dari hasil penggeledahan, dari saku depan bagian kanan celana jeans ditemukan satu kaleng kecil berisi sejumlah pil ekstasi” Ujar Ketua Pimpinan Razia Dandenpom Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro.

Dandenpom IX Udayana, Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro, tengah berkomunikasi dengan pengunjung tempat hiburan malam di wilayah kuta minggu subuh (12/08, Foto: Ist

Disaksikan dua karyawan DC dan sejumlah petugas gabungan, tim gabungan petugas BNNP Bali dan Anggota Denpom melakukan penggeledahan isi tas pinggang tersangka, pengecekan kartu identitas, serta penghitungan barang bukti (BB) narkoba jenis ekstasi sebanyak 107 butir, terdiri dari jenis Superman warna abu-abu (92), Omega warna hijau (9), dan Mickymouse warna pink (6), sebuah hp, dan uang tunai hasil penjualan sejumlah ekstasi sebesar Rp10. 250.000.

Petugas Denpom IX Udayaya tengah memeriksa identitas pengunjung tempat hiburan malam di wilayah kuta minggu subuh (12/08), Foto: Ist

Selain mengamankan Nyoman Dharma, petugas gabungan juga berhasil mengamankan 3 warga sipil yang positif menggunakan narkoba, salah seorang diantaranya wisatawan Australia, setelah petugas melakukan test urine secara random dengan menggunakan alat “rapid test”. 2 warga sipil yang diamankan masing-masing, Wayan Sugita, kelahiran Denpasar, 5 Juli 1970, warga Jalan Raya Pelabuhan Benoa, dan John Irian Toni, kelahiran Biak, 18 Juni 1991, yang berdomisili di Taman Mumbul, Nusa Dua.

Sementara seorang wisatawan asing asal Australia, Luke Robbert Farrell (34) yang mengaku tinggal sementara di seputaran Taman Mumbul, Nusa Dua. Hingga berita ini diturunkan, keempat tersangka kasus narkoba tersebut, masih menjalani pemeriksaan intensif di Kantor BNNP Bali. (el)

Komen via Facebook