Polda NTT Amankan 2 Tersangka Kepemilikan Senjata Api dan Ratusan Butir Peluru

186
Polda NTT Amankan 2 Tersangka Kepemilikan Senjata Api

Kupang, Klikpena.com
Jajaran Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT mengamankan tiga orang tersangka kepemilikan senjata api beserta barang bukti lima pucuk senjata api laras panjang, satu batang shot gun serta ratusan butir peluru.

Penangkapan dua orang tersangka ini berawal dari informasi dari masyarakat sehingga tim Jatanras Direskrimum Polda NTT dan menangkap tersangka pertama berinisial JAB (42) rabu subuh (01/08) di kawasan kolam Air Nona kelurahan Air Nona Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Dari tangan JAB polisi mengamankan satu pucuk senjata laras panjang type VZ 58 dan 5 butir amunisi kaliber 7,02 mm.

Direskrimum Polda NTT Kombes Pol Yudi AB Sinlaeloe dan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abbsat saat memberikan keterangan pers di Ruangan Humas Polda NTT kamis (09/08) Foto: Ist

Berdasarkan keterangan JAB, polisi mengembangkan penyelidikan dan menangkap rekan JAB yakni JHM alias Ali di jalan Kecipir Kelurahan Bakunase Kota Kupang dengan barang bukti di mobil pelaku sebanyak 4 pucuk senjata api metal dan satu pucuk batang senjata shot gun serta barang bukti peluru 278 butir peluru jenis Glok kaliber 3 MM, 47 butir peluru untuk RG kaliber 5,60 MM, 6 butir peluru moser kaliber 303 MM, 6 lima butir peluru raminton kaliber 6,2 MM, 1 butir amunisi refolver kaliber 34 MM, 2 dua buah Magazen RM, serta 1 buah obeng pendek.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Pol Yudi AB Sinlaeloe mengatakan, penangkapan kedua dilakukan setelah polisi menginterogasi JAB bahwa tidak hanya dirinya yang menyimpan dan menggunakan senjata api.sehingga anggota mengembangkan kasus ini untuk menangkap pelaku lain. “Mereka berdua mengaku bahwa selama ini menyimpan dan menggunakan senjata api ini tanpa ijin karena kebiasaan berburu rusa menggunakan senjata” tutur mantan kapolres Tanah Toraja saat merelease kasus ini di ruangan Humas Polda NTT

Barang Bukti Ratusa Peluru yang disita Tim Jatanras Polda NTT dari kedua tersangka, Foto: Ist

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan minimum 20 tahun penjara. Kedua pelaku hingga kini ditahan di Mapolda NTT untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut (el)

Komen via Facebook