Napi Rutan Bangli Hasilkan Aneka Kerajinan Koran Bekas

72
Aneka Hasil Kerajinan para Napi Rutan Bangli, yang dipamerkan saat serah terima jabatan Karutan Bangli, Selasa (04/09/2018) siang, Foto: Ambros Boly

Bangli, Klikpena.com
Meskipun berada dibalik jeruji besi, namun tak menyurutkan niat para narapidana untuk terus berkreasi dan berkarya. Seperti halnya sejumlah Napi Rumah Tahanan (Rutan) Bangli, mereka dapat memanfaatkan koran bekas untuk membuat aneka kerajinan untuk dijual.

Rapi dan unik, itulah yang terlihat pada hasil kerajinan para napi Rutan Bangli yang dipamerkan saat serah terima jabatan Kepala Rutan Bangli, di depan Aula Apti Prepti Selasa (04/09/2018) siang. Seorang Napi asal Malang Jawa Timur yang masuk ke rutan karena terjerat kasus narkoba, membuat replika sepeda motor gede dan sejumlah wadah serta tas dari koran bekas.

“Dulunya gak tau apa-apa, di sini ada teman yang bisa bikin dan saya belajar selama satu bulan perlahan saya bisa buat. Ini dari koran bekas digulung dibentuk motif kemudian dirangkai dan dibalut melamin biar kena air gak rusak” Ujar Novi Hendrik, napi pembuat kerajinan.

Aneka Hasil Kerajinan para Napi Rutan Bangli, yang dipamerkan saat serah terima jabatan Karutan Bangli, Selasa (04/09/2018) siang, Foto: istimewa

Kreasi membuat kerajinan ini dilakukan Nopi Hendrik untuk mengisi waktu selama berada dalam Blok Tahanan maupun di Bengkel Kerja. Keterampilan yang dimilikinya diakui Hendrik diajarkan oleh salah seorang napi yang kini telah bebas dari Rutan Bangli.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman saya yang sudah mengajarkan ini, meskipun masih lima tahun lagi di sini tapi ini akan jadi bekal saya setelah saya keluar dari sini” pungkas Nopi.

Kasubseksi Pelayanan Tahana, Jaya Sentana tengah memperlihatkan Aneka Hasil Kerajinan para Napi Rutan Bangli, yang dipamerkan saat serah terima jabatan Karutan Bangli, Selasa (04/09/2018) siang, Foto: Ambros Boly

Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Jaya Sentana mengatakan, kerajinan ini merupakan hasil pembinaan kemandirian yang disesuaikan dengan kemauan dan bakat para napi. Selain kerajinan, para napi juga berkecimpung di kegiatan peternakan, pertanian, pertukangan, melukis dan pencucian mobil dan motor.

“Untuk Handycraft ini dikerjakan di dalam ruangan khusus Blok D, mereka menggulung dan membentuk kerajinan ini. Tetapi kalau malam hari, senjata tajam yang digunakan untuk kerja ini kami kumpulkan lagi. Kami juga sudah dapat bantuan mesin jahit dari wakil bupati pada upacara peringatan HUT RI ke-72 tanggal 17 Agustus lalu’ ujarnya

Aneka Hasil Kerajinan para Napi Rutan Bangli, yang dipamerkan saat serah terima jabatan Karutan Bangli, Selasa (04/09/2018) siang, Foto: istimewa

Meski demikian, mereka mengaku kesulitan memperoleh bahan baku koran bekas untuk handycraft dan peralatan lain berupa alat las dan mesin jahit tambahan untuk mengembangkan minta dan bakat par Napi.

“Kami sudah ajukan proposal ke pemda Bangli untuk peralatan las untuk bengkel, tapi koran bekas yang susah kami dapat. Kalau ada pihak yang mau jual atau memberikan secara gratis kepada kami ya terima kasih, misalnya kantor redaksi koran yang punya koran bekas kasih kami itu kami sangat berterima kasih” pungkas Jaya.

Hasil Kerajinan para Napi ini dipasarkan melalui website rubli bersinar milik Rutan, sehingga banyak turis asing asal Australia membeli hasil kerajinan ini. Selain itu mereka juga sering mengikuti pameran yang digelar pemda setempat, untuk mempromosikan hasil karya para Napi. (EL)

Komen via Facebook