Film “Kulari Ke Pantai” Mulai Tayang di Bali

36
DENPASAR,  – Film Kulari ke pantai Garapan Sutradara Riri Riza mulai tayang di Bali. Pemutaran perdana di bali diawali dengan Meet and greet film di Level XXI, Beachwalk, Kuta pada Kamis (5/7/2018). Bali merupakan kota terakhir dari rangkaian perdana pemutaran film di berbagai kota di tanah air. “Kami sudah hadir di sejumlah kota, mulai dari Medan, Jakarta, Halmahera bahkan sampai Jayapura,” kata Riri.
Meet and Greet ini sendiri terbilang special karena dihadiri pemeran utama di film tersebut yakni Maisha Kanna yang berperan sebagai Samudra dan Lil’li Latisha yang berperan sebagai Happy. Film ini berkisah tentang dua seppupu Sam dan Happy yang sangat berbeda. Sam yang anak Pantai asal Rote –NTT bersama ibunya Uci akan melakukan perjalana darat berdua saja dari Jakarta dengan tujuan banyuwangi.
Namun, sehari sebelum perjalanan sepupu Sam, Happy berulah saat kumpul keluarga. Di hadapan keluarga Happy merendahkan Sam. Ibu Happy, Kirana meminta happy ikut dalam perjalanan dalam perjalan Sam dan Uci dengan harapan Happy bisa mengenal dan mengharagai spepupunya.
Pernedaan kedunya membuat perjalanan menjadi penuh tantangan dan tidak sesuai rencana. Berbgaia situasi tidak terduga muncul dan berbagai karakter unik dan lucu mereka temui selama perjalanan. “Saya ingin anak-anak melihat Indonesia melihat film Indonesia yang berkualitas dan menghibur, sekaligus memiliki unsur edukasis tanpa menggurui,” kata Riri.
Selain itu, Film yang diproduseri Mira lesmana ini syarat pesan edukasi. Bagaimana dalam sebuah perjalanan terdapat dua figure dengan karakter berbeda. Di sana mau tidak mau mereka harus berkomunikasi. Selain itu film ini jugamemberi pesan mengenai keberagaman. Karena sepanjang perjalanan mereka singgah di sejumlah tempat dan bertemu orang-orang dengan latar belakang dan karakter berbeda pula.
“Di film ini ada berbagai karakter yang ditemui datang dari berbagai daerah saat menempuh perjalanan 1.000 kilometer. ada Temanggung, Bromo bahkan dari papua, itu adalah gambaran dari sebuah keberagaman,” kata Riri.
Film Kulari Ke Pantai sendiri di garap selama 80 hari. Dengan proses shooting 35 hari dan produksi 45 hari. Dalam penggarapannya Riri mengaku ada sejumlah tantangan yang dihadapi. Terutama fisik dan membangun suasana serealistis mungkin. Pemeran dalam film ini bahkan harus belajar surfing/selancar dan bicara menggunakan Bahasa dan dialek Rote. “banyak persiapan yang dilakukan, terutama fisik karena tim ikut melakukan road trip dari Jakarta beriringan 35 mobil saat shooting,” kata Riri. (Rob)
Foto: suasana pemutaran film “Kulari ke Lantai” di Level XXI, Beachealk, Kuta pada Kamis (5/7/2018)

Komen via Facebook