Simpan Narkotika, Pasangan Kekasih Terancam 12 Tahun Penjara

80
Pasangan kekasih, Dicky dan Aminah terancam 12 tahun penjara karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu di kamar kos mereka. Dalam sidang dakwaan yang digelar, Rabu (5/9) di PN Denpasar, JPU Agus Adnyana, menjerat keduanya dengan dua pasal dari Undang – undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Klikpena.com/Dickmina)

Denpasar, Klikpena.com – Bersama selalu dalam suka dan duka, susah juga senang,  dan itu dibuktikan Dicky Firliano, 23 tahun  dan Siti Aminah, 21 tahun. Bukannya duduk berdampingan di kursi pelaminan tetapi yang terjadi, pasangan kekasih ini berdampingan di  kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Pasangan kekasih, Dicky dari Bali dan Aminah yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur ini didudukan di kursi terdakwa oleh  Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Putu Agus Adnyana dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, dalam sidang yang digelar, Rabu (5/9) atas kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 0,62 gram brutto.

Keduanya terancam paling lama dipenjara 12 tahun dan paling singkat 4 tahun bila terbukti tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan satu. Tetapi bila terbukti sebagai pengguna, maka keduanya harus memadu kasih dibalik jeruji besi paling lama 4 tahun.

Dalam sidang dengan majelis hakim yang diketuai,  IGN Partha Bargawa, jaksa Agus Adnyana menjerat Dicky dan Aminah dengan dua pasal dari Undang – undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, yakni pasal  112 (1) juncto Pasal 132 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf a juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pasangan Dicky dan Aminah terjerat kasus narkotika berawal dari informasi yang diterima petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar yang mengatakan, sering terjadi penyalahgunaan narkoba di sekitar Gang Buaji Agung III, Denpasar.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap kedua terdakwa, pada 3 Mei 2018, sekitar pukul 19.30 wita di rumah kos di Jalan Pakis Aji, Gang Buaji Agung III, Rumah Nomor 24,  Banjar Buaji Anyar, Kelurahan Kesiman,  Denpasar Timur.

Saat dilakukan penggeledahan didalam kamar kos, polisi menemukan satu plastik klip berisi sabu-sabu dengan berat kotor 0,62 gram yang dibungkus dengan kertas timah. “Barang bukti tersebut disimpan di dalam mobil mainan remote control warna merah yang terletak di atas lantai dekat kamar mandi,” ungkap jaksa Agus Adnyana.Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti lainnya berupa satu potongan pipet putih, bong atau alat isap di dekat tangga.

Dari  pengakuan kedua terdakwa, narkotika jenis sabu tersebut dibeli secara patungan. “Sabu tersebut harganya Rp700 ribu. Dicky Rp 400 ribu dan Siti Aminah Rp 300 ribu,” pungkas jaksa. DM

 

Komen via Facebook