WN Malaysia Penyelundup Sabu di Bui 12 Tahun

75
Terdakwa WN Malaysia, Amirul Afiq bin Yazzed yang mencoba membawa masuk narkotika jenis sabu ke Bali dari Thailand dengan menyembunyikan di anusnya, divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim yang di ketuai, IGN Putra Atmaja dalam sidang yang digelar, Selasa (4/9) di PN Denpasar (Klikpena.com/Dickmina)

Denpasar, Klikpena.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang diketuai, IGN Putra Atmaja menjatuhkan hukuman pidana penjara 12 tahun kepada Amirul Afiq bin Yazzed atas kejahatan narkotika yang dilakukannya. Lelaki Warga Negara (WN) Malaysia berusia   23 tahun ini terbukti menyelundupkan narkotika jenis sabu dari Thailand ke Bali dengan cara disembunyikan di anus.

“Terdakwa Amirul Afiq bin Yazzed terbukti secara sah dan meyakinkan  bersalah melakukan pemufakatan jahat mengimpor narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman melebihi 5 gram. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara 12 tahun, dikuarngi selama terdakwa berada dalam tahanan,” tegas hakim Putra Atmaja dalam sidang yang digelar, Selasa (4/9) di PN Denpasar.

Tidak hanya itu, majelis hakim juga menghukum terdakwa dengan pidana denda Rp1 miliar. Dengan ketentuan, bila terdakwa tidak mampu membayar maka akan diganti dengan hukuman (subsidair) 6 bulan penjara. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa perbuatan terdakwa melanggar Pasal 113 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hukuman yang dijatuhkan kepada terdakwa ini lebih ringan dari tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Wayan Meret. Dalam sidang sebelumnya, jaksa Wayan Meret menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun.

Terungkap dipersidangan, terdakwa bersama dua rekannya, Suhardi dan Airinda (terdakwa dalam berkas terpisah) tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, pada 11 Maret 2018, sekitar pukul 12.30 wita dengan menggunakan maskapai penerbangan Thai Air Asia FD 396, rute Bangkok-Denpasar.

Saat melewati pemeriksaan X-Ray, petugas Bea dan Cukai curiga dengan gelagat terdakwa dan kedua temannya.  Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan terhadap terdakwa dan juga kedua temannya. Tiga bungkus narkotika jenis sabu yang disembunyikan terdakwa di anus berhasil ditemukan. Masing – masing bungkus sabu tersebut beratnya 36,25 gram, 33,73 gram dan 20,73 gram. Petugas  juga menemukan satu bungkus plastik yang berisi sabu  dengan berat 36,20 gram yang disiman terdakwa di dalam tempat pensil berwarna ungu merek Chihui yang terletak di dalam tas punggung warna hitam abu-abu miliknya.

Sementara itu, dalam sidang, Kamis (30/8) lalu, salah seorang temannya, Suhardi dijatuhi hukuman pidana penjara 13 tahun oleh majelis hakim yang diketuai, Dewa Budi Watsara.  DM

Komen via Facebook