KKP Serahkan Kapal Pengangkut Sampah ke Warga Labuan Bajo

115
Penyerahan secara simbolis, Kapal Pengangkut Sampah oleh PLT Direktur P4K, Muhamad Abduh Nurhidayat kepada Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dulla usai kegiatan GBPL di Pantai Pede Labuan bajo, Rabu (03/10/2018) siang. Foto: Ambros Boly

Labuan Bajo, Klikpena.com
Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui program Gerakan Cinta (GITA) Laut, menyerahkan kapal pengangkut sampah laut kepada Laskar Pengelola sampah plastik di Pantai Pede, Labuan Bajo NTT, Rabu (03/10/2018) siang. Penyerahan secara simbolis itu diterima Bupati Manggarai Barat, Agustinus Dulla dan diteruskan ke Camat Komodo sebagai pembina kelompok masyarakat peduli sampah.

“Kita sangat support pengembangan wisata, wisata bahari itu memang sangat diharapkan untuk mendukung capaian jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia. Tapi hemat saya untuk menjaga keberlangsungan wisata di Indonesia ini perlu diperhatikan daya dukung lingkungan di obyek wisata itu sendiri” papar PLT Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau Pulau Kecil. Muhamad Abduh Nurhidayat didampingi Diputi Direktur Restorasi, Sapta Putra Ginting.

Penyerahan secara simbolis, Kapal Pengangkut Sampah oleh PLT Direktur P4K, Muhamad Abduh Nurhidayat kepada Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH Dulla usai kegiatan GBPL di Pantai Pede Labuan bajo, Rabu (03/10/2018) siang. Foto: Ambros Boly

Abduh yang juga saat ini menjabat Direktur Jasa Kelautan ini berharap, kepedulian masyarakat dan para pelaku pariwisata agar terlibat aktif untuk peduli terhadap masalah sampah.

“Memang kita tidak bisa menghindari memproduksi sampah dari kehidupan keseharian kita, tapi itu yang harus dikelola dengan berbagai aturan yang bersifat berkelanjutan kemudian ada edukasinya sehingga seberapapun sampah yang dihasilkan bisa terkelola” ujarnya.

Uji coba Kapal Pengangkut Sampah di Pantai Pede Labuan Bajo NTT, oleh Tim KKP dan Bupati Manggarai Barat, Rabu (03/10/2018) pagi. Foto: Ambros Boly

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Dulla dalam sambutannya berharap, kapal bantuan KKP ini harus digunakan dengan baik. Bupati berharap kepada Camat Komodo agar terus mendampingi kelompok masyarakat peduli sampah dan para pelaku pariwisata agar destinasi wisata yang sudah tersohor ini dapat terus dijaga.

“Kami sudah coba tadikeliling-keliling laut dan sepertinya sampah dengan sendirinya masuk ke kapal, tinggal nahkoda kapal dan tadi pak camat sendiri yang nahkoda. Nanti pak camat ini jangan pindah lagi, jadi camat seumur hidup saja” ujarnya sambil bergurau dan disambut tepuk tangan hadirin.

Kelompok penerima kapal pengangkut sampah ini ditetapkan melalui seleksi dengan persyaratan, mampu mengoperasikan kapal dan selama ini telah aktif peduli masalah sampah. Kelompok yang menerima kapal pengangkut sampah dari Laskar Pengelola sampah plastic yang selama ini dibina oleh Camat Komodo.

Kapal Pengangkut Sampah ditambatkan di Pantai Pede, Labuan Bajo NTT. Foto: Dok Subdit Restorasi, Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Kapal pengangkut sampah yang akan diserahkan nanti diproduksi PT Shi Ranti Bahtera Samudra, Surabaya dan telah dikirim ke Labuan Bajo pada tanggal 7 September lalu. Kapal ini juga telah dilakukan uji coba pada tanggal 15 September lalu dengan mengambil jalur penjaringan sampah dari Pantai Pede ke Pelabuhan Labuan Bajo. (EL)

Komen via Facebook