KKP Bersama Warga Labuan Bajo Kumpulkan 1 Ton Sampah Pantai Pede

76
Gerakan Bersih Pantai dan Laut, KKP di Pantai Pede Labuan Bajo, NTT. Rabu (03/10/2018) pagi. Foto: Ambros Boly

Labuan Bajo, Klikpena.com
Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) melalui Gerakan Cinta (Gita) Laut, menggelar kegiatan Bersih Pantai dan laut Labuan Bajo, NTT Rabu (03/10/2018) pagi. Kegiatan yang melibatkan para nelayan setempat, masyarakat pesisir, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manggarai barat, LSM Lingkungan dan masyarakat peduli lingkungan Labuan bajo ini, menghasilkan 1.007.54 sampah.

Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Muhamad Baduh Nurhidayat mengatakan, KKP terus mendampingi, mengawal dan mengedukasi masyarakat pesisir untuk tidak membuang sampah sembarangan. Siklus dampak sampah akan berdampak ke manusia, karena jika ikan memakan sampah plastic yang akan dikonsumsi manusia maka kesehatan masyarakat akan menjadi buruk.

“Sampah bukan barang yang tidak memberi nilai, lewat pengolahan ini bisa dibuktikan bahwa sampah mempunyai nilai karenanya ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat, tidak lagi bersikap sembarang terhadap sampah” ujarnya didampingi Deputi Direktur Restorasi KKP, Sapta Putra Ginting.

Deputi Direktur Restorasi, Sapta Putra Ginting, PLT Direktur P4K KKP, Muhamad Abduh Nurhidayat, bersama Bupati Manggarai Barat saat acara GBPL Pantai Pede Labuan Bajo, Rabu (03/10/2018) pagi. Foto: Ambros Boly

Deputi Direktur Restorasi, Sapta Putra Ginting mengatakan, sampah yang ada di laut Labuan bajo juga tidak terlepas dari ulah kapal-kapal wisata yang membuang sampah di laut. Karena itu KKP meminta Pemerintah Manggarai Barat agar terlibat aktif mengawasi kapal-kapal wisata.

“Kami meminta pemerintah daerah agar membuat aturan yang mewajibkan kapal-kapal wisata baik kapal phinisi, kapal cruise dan kapal nelayan agar harus mempunyai tong sampah di kapal. Sehingga sampah-sampah ini bisa dibawa ke darat untuk diserahkan ke unit pengelola sampah KSU Komodo” paparnya.

Gerakan Bersih Pantai dan Laut, KKP di Pantai Pede Labuan Bajo, NTT. Rabu (03/10/2018) pagi. Foto: Ambros Boly

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Agustinus Dula mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat karena memberikan perhatian penuh kepada Labuan Bajo sebagai destinasi wisata dunia.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, Bapak Presiden Jokowi, Ibu Mentri dan Bapak Menko yang telah mengurus serius Labuan Bajo. Dalam rangka mendukung pariwisata yang tersohor ini. paparnya.

Sampah hasil GBPL di Pantai Pede Labuan Bajo, NTT Rabu (03/10/2018) pagi, ditimbang dan diangkut ke Unit Pengolahan Sampah KSU Komodo. Foto: Ambros Boly

Kegiatan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) merupakan program KKP yakni Gerakan Cinta (GITA) Laut. Kegiatan ini juga digelar dalam rangka pengembangan destinasi wisata Labuan Bajo, Persiapan Annual Meeting IMF-WB 2018 yang akan berlangsung di Nusa Dua Bali 08-12 Oktober mendatang dan pra event Our Ocean Conference (OOC) yang diagendakan pada 29-30 Oktober mendatang. Sampah yang dikumpulkan ini, diangkut menggunakan mobil sampah ke KSU Komodo untuk proses pemilahan, pengolahan dan pencacahan. Sampah non plastik dikemas untuk dijual ke Surabaya, sementara sampah plastik digunakan untuk bahan baku campuran aspal untuk pengaspalan jalan atau tar road di kota Labuan Bajo. (EL)

Komen via Facebook