Gili Lawa Darat Terbakar, Ini Penjelasan Balai Taman Nasional Komodo

62
Pulau Gili Lawa Darat di kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, saat dilalap api. [foto: istimewa]

Labuan Bajo, klikpena.com – Pulau Gili Lawa Darat di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengalami kebakaran hebat, Rabu (1/8/2018).

Peristiwa kebakaran ini dibenarkan oleh Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Budi Kurniawan, melalui keterangan tertulisnya, di Labuan Bajo, Jumat (3/8/2018). Menurut dia, pada tanggal 1 Agustus 2018 Pukul 19.00 WITA, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran di Gili Lawa Darat.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat, petugas Taman Nasional Komodo kemudian turun ke lokasi untuk memadamkan api. Namun karena kondisi angin kencang, topografi yang curam serta vegetasi savana yang kering, api mudah menjalar.

Api baru bisa dipadamkan oleh petugas Balai Taman Nasional Komodo, Kamis (2/8/2018) Pukul 03.10 WITA.

Monitoring pascakebakaran sedang dilakukan oleh Balai Taman Nasional Komodo untuk memperoleh informasi secara mendetail mengenai dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem.

“Saat Ini Polres Manggarai Barat bersama PPNS Balai Gakkum Wilayah Jabanusra, serta Balai Taman Nasonal Komodo sedang dalam proses penyelidikan penyebab kebakaran,” jelas Budi Kurniawan.

Selanjutnya sehubungan dengan proses penyelidikan dimaksud, untuk sementara Gili Lawa Dalam ditutup untuk umum. Penutupan dilakukan sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Kepada seluruh pengunjung, dihimbau untuk mengikuti semua peraturan dan etika berwisata di Taman Nasional Komodo, termasuk untuk tidak merokok dan atau menyalakan api di dalam kawasan Taman Nasional Komodo,” ujar Budi Kurniawan. (mse)

Komen via Facebook