Support Kopi Pelaga jadi Kopi Terbaik Nusantara

906

BADUNG-klikpena
Ratusan petani kopi di Desa Pelaga Kabupaten Badung mendapat support dan terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Desa Pelaga agar mampu menghasilkan kopi berkualitas tingkat nasional. Komitmen dan supporting pemerintah tersebut antara lain ditunjukan oleh Kepala Desa Pelaga, I Gusti Lanang Umbara, S.Sos.
Tentunya sebagai Kepala Desa, saya selalu mensupport dan terus mendorong para petani kita, sesuai visi-misi kabupaten Badung, untuk menjadi petani-petani yang berkualitas dan mampu menghasilkan produk pertanian seperti kopi yang menjadi komoditas unggulan daerah ini menjadi kopi yang berkualitas dan kopi yang mahal harganya. Kita terus mendampingi dan mendukung sepenuhnya dengan pembiayaan terutama selain juga dengan berbagai cara seperti edukasi dan sebagainya,’ ujar Kades Pelaga Lanang Umbara saat mengunjungi beberapa petani kopi di Banjar Semanik Desa Pelaga Kamis (2/7).

Kades Pelaga, Lanang Umbara (kedua dari kiri) saat menikmati minuman kopi Pelaga bersama Ketua Umum Koperasi Nasional Kementerian Koperasi RI, Reza Fabianus (kanan) di Banjar Semanik desa Pelaga.

Dikatakan, dukungan yang diberikan kepada para petani kopi di Pelaga umumnya dan khususnya di banjar Semanik memang sudah sesuai dengan visi misi pemerintahan kabupaten Badung dibawah kepemimpinan Bupati Giri Prasta, yang sangat ingin menjadikan petani-petani di kabupaten Badung bangga menjadi petani. Visi misi inilah yang kemudian menjadi salah satu tugas pokok pimpinan di tingkat desa untuk menerjemahkannya secara tepat. Apalagi dari segi potensi, daerah Pelaga yang sudah terkenal dengan komoditas pertanian unggulannya yakni kopi, memang sangat pantas dikembangkan menjadi daerah penghasil kopi terbaik di Bali bahkan nusantara.
‘Dalam konteks supporting tadi, kita terus lakukan pemberdayaan. Kita kumpulkan semua klian subak serta para petani dan sosialisasikan cara bertani kopi yang benar untuk menghasilkan kopi yang berkualitas.Kita berdayakan mereka, kita motivasi mereka, diberikan permodalan untuk bisa berkembang, baik dalam hal budidayanya maupun sampai pada pengolahan dan pascapanen,’ ujar Lanang Umbara.
Kualitas kopi Pelaga memang sudah teruji. Hingga sejak awal tahun 2018, Kementerian Koperasi RI turun Langsung melalui program Kemitraan Koperasi UKM. Saat ini ada lima orang petani kopi di banjar Semanik desa Pelaga kabupaten Badung yang mengikuti program Kemitraan Koperasi UKM dari Kementerian Koperasi RI. Berkat program yang dimotori Kementerian Koperasi RI ini, penanganan pasca panen kopi Pelaga telah disalurkan ke Starbucks. ED

Komen via Facebook